Ajarkan Life Skill Ini Sejak Dini

Dalam lingkungan yang terus berubah, memiliki life skill merupakan bagian penting untuk mampu menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari. Life skill adalah pelajaran berharga yang akan digunakan anak-anak Anda sepanjang hidup mereka. 

Untuk menghadapi kehidupan modern yang semakin cepat dan berubah, anak Anda membutuhkan life skill. Tetapi kebanyakan anak tidak belajar bagaimana menangani situasi dunia nyata sampai mereka di sekolah menengah. Jangan menunggu sampai anak Anda remaja untuk mengajari mereka mengenai life skill.

Anda disarankan untuk mulai sedini mungkin dalam mengajarkan pelajaran praktis kepada anak-anak Anda sekarang, mulai dengan pengambilan keputusan dan kemudian mengembangkan setiap life skill saat anak Anda di masa pertumbuhannya. Berikut beberapa life skill yang bisa diajarkan sejak dini:

  • Mengambil keputusan 

Membuat keputusan yang baik adalah life skill yang dipelajari setiap anak sejak usia dini. Mulailah dengan keputusan dasar seperti cokelat versus es krim vanila, kaus kaki biru atau kaus kaki putih. Ketika anak-anak mencapai usia sekolah dasar, mereka dapat mulai belajar tentang manfaat dari keputusan yang baik dan konsekuensi dari keputusan yang buruk.

  • Kesehatan dan kebersihan

Anak-anak Anda tidak pernah terlalu dini untuk mulai belajar tentang kesehatan dan kebersihan. Jelaskan mengapa kesehatan dan kebersihan selalu menjadi bagian penting dari hari-hari mereka. 

  • Manajemen waktu

Penting bagi anak-anak untuk mulai mempelajari pelajaran manajemen waktu dari sekarang. Mengajari anak-anak yang lebih kecil cara mengukur waktu, tetap pada tugas dan mengikuti jadwal tidak hanya membantu membuat hari-hari Anda lebih mudah, mempelajari life skill ini juga membantu mereka menjadi ahli waktu sehingga mereka dapat melakukan segalanya mulai dari bangun sesuai jadwal hingga suatu hari nanti untuk bekerja tepat waktu.

  • Manajemen keuangan

Manajemen uang adalah masalah yang dihadapi orang dewasa. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai mengajari anak-anak Anda tentang uang, pentingnya uang, dan cara mengelolanya sehingga mereka akan lebih siap saat mereka mulai mendapatkan uang mereka sendiri.

  • Bersiap-siap

Anak-anak dapat belajar bagaimana mempersiapkan diri sejak usia dini. Biarkan mereka memilih pakaian yang akan mereka kenakan keesokan harinya sebelum mereka pergi tidur. Gunakan visual untuk mengilustrasikan keseluruhan proses.

Meskipun mungkin terlihat cukup mudah dan belum perlu, life skill merupakan keterampilan yang sangat penting untuk mempersiapkan anak Anda dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, persiapkan anak Anda untuk mengenal life skill sedini mungkin.

Read More

Beberapa Rekomendasi Bak Mandi Bayi yang Unik

Salah satu perlengkapan bayi yang seakan wajib dimiliki adalah bak mandi. Peralatan mandi yang satu ini sangat penting, mengingat memandikan bayi, khususnya yang baru lahir tidaklah mudah. Sehingga bak mandi bayi yang aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan adalah suatu keharusan.

Ada begitu banyak jenis dengan fungsi dan harga yang berbeda di pasaran. Berikut referensi bak mandi bayi yang mungkin saja cocok untuk bayi Anda:

  • Deluxe Baby Bather: Sandaran Bisa Diatur!

Bila Anda mencari bak mandi bayi yang dapat dilipat plus memiliki sandaran yang bisa diatur, produk bak mandi berbentuk kursi ini dapat menjadi pertimbangan Anda. Bak mandi bayi Deluxe Baby Bather memiliki fitur pengaturan sandaran kursi sampai 3 tingkat sehingga dapat disesuaikan dengan kenyamanan bayi Anda.

Produk ini juga memiliki bantalan empuk yang melekat pada bather untuk membuat kepala bayi dapat bersandar dengan nyaman. Dari segi keamanan, produk ini dilengkapi soft mesh sling yang telah memenuhi standar keamanan Eropa. Selain itu, bak mandi ini dapat digunakan juga sebagai tempat duduk bayi Anda saat berjemur di pagi hari. Bak mandi bayi Deluxe Baby Bather ini dibandrol harga Rp 80,000- 100,000.

  • Squeaky Clean Infaltable Baby Bath: Dilengkapi Mainan Lucu

Dalam paket bak mandi Squeaky Clean Infaltable Baby Bath, tersedia 6 balon berbentuk hewan-hewan lucu, seperti gurita, katak, dan dinosaurus. Tentunya si kecil akan semakin bersemangat saat mandi dan bisa asyik memainkan balon-balon karakter tersebut selagi Anda membersihkan tubuhnya. Tidak hanya itu, bak mandi berbahan vinyl ini pun memiliki warna-warni cerah.

Produk ini cocok untuk Anda yang ingin membuat aktivitas memandikan bayi jadi lebih menyenangkan. Apalagi, terdapat termometer suhu berbentuk ikan lucu yang dapat Anda gunakan untuk mengukur suhu air hangat sebelum memandikan si kecil. Anda juga tidak perlu khawatir soal keamanan sebab sudah ada penahan yang akan menjaga bayi tidak merosot. Harga bak mandi ini dibandrol dengan harga Rp. 135,000.

  • Baby Bathub: Leluasa di Ukuran yang Besar

Untuk Anda yang mencari bak mandi bayi berukuran besar, produk Baby Bathub ini bisa dijadikan pilihan Anda. Ukuran yang besar memungkinkan bayi Anda bergerak lebih leluasa. Bentuk dan tipe bak mandi ini juga lebih terjamin stabilitasnya, kokoh, dan tidak mudah bergeser jika bayi Anda aktif bergerak.

Selain itu, bak mandi bayi Baby Bathub juga dilengkapi dengan tempat untuk meletakkan sabun dan sandaran tangan sehingga memudahkan Anda dalam memandikan bayi. Saat bak ini sudah tidak digunakan lagi, bak mandi ini dapat dijadikan sebagai kolam bermain anak. Para Ibu bisa mendapatkan produk Baby Bathub ini dengan harga Rp 185,000.

  • Bak Mandi IKEA: Ekonomis dan Bebas BPA

Bak mandi bayi produksi IKEA ini dibuat dengan desain simpel sehingga dapat digunakan dengan nyaman. Produk ini terbuat dari bahan plastik bebas BPA seperti yang terdapat pada botol bayi dan kotak makanan sehingga meski sering terkena air panas, akan tetap aman untuk bayi Anda.

Selain itu, produk ini juga dilengkapi dengan karet pelindung antislip pada kaki-kakinya sehingga tidak mudah tergelincir saat Anda gunakan. Jika dilihat dari segi harga, produk ini cukup terjangkau juga. Cocok untuk Anda yang menginginkan produk dengan bahan bebas BPA dan harga yang ekonomis yaitu Rp 180,000

  • Karibu New Folding Bathub: Hemat Tepat Anda

Meskipun ada penyangganya, produk ini bisa dilipat dan dipasang dengan mudah, sehingga bisa menghemat tempat penyimpanan. Terdapat 2 posisi yang dapat di set, serta berbagai pilihan warna yang membuat bak mandi bayi Karibu New Folding Bathub ini semakin variatif.

Tidak hanya itu, bak mandi ini juga dilengkapi dengan sensor air panas yang akan berwarna biru ketika suhu air mencapai 38 derajat. Soal keamanan pun tidak perlu Anda ragukan karena produk ini memiliki 4 kaki yang sudah dilengkapi dengan smart click auto lock sehingga dapat berdiri dengan stabil dan kokoh. Harga bak mandi bayi ini kisaran Rp 410,000.

  • Scale 3 in 1 Baby Bath: Unik dengan Timbangan dan Termometer

Produk canggih Scale 3 in 1 Baby Bath ini cocok untuk oarangtua yang baru memiliki bayi dan ingin selalu memantau perkembangan berat badan bayi dengan cara yang praktis. Bak mandi bayi yang dilengkapi dengan fitur timbangan dan termometer yang membuat si kecil bisa mandi dengan suhu air yang nyaman. Teknologi terkini yang terdapat pada timbangan digitalnya dapat merekam berat badan si kecil secara otomatis sehingga memudahkan untuk memantau pertumbuhan bayi Anda.

Bak mandi bayi ini diklaim dapat menampung beban hingga 20 Kg, sehingga cocok digunakan hingga umur 2 tahun. Dilengkapi juga dengan anti-slip, agar bayi tidak tergelincir. Namun, para oarang tua harus merogoh kantong yang cukup dalam untuk mendapatkan bak mandi bayi ini karena dibandrol dengan harga Rp. 1,300,000.

Read More

Tips Atasi Mulas Saat Hamil

Ketika Anda sedang hamil, gangguan-gangguan kecil bisa saja muncul, misalnya bengkak pada kaki ataupun rasa mulas yang sering muncul. Sensasi panas dan nyeri pada ulu hati seringkali dirasakan oleh wanita yang sedang hamil dan ini merupakan hal yang patut dimaklumi.

Hampir setengah dari jumlah ibu hamil yang mengaku mengalami rasa mulas terutama pada triwulan pertama dan kedua. Mulas saat hamil merupakan hal yang wajar karena iritasi yang dirasakan akibat tekanan pada bagian perut. Mulas juga bisa diakibatkan karena perubahan hormonal saat kehamilan yang membuat otot-otot di sekitar pencernaan menjadi lebih lemah dan pergerakan usus juga melambat sehingga makanan tersimpan sedikit lebih lama dari biasanya. Hal ini dapat membuat produksi asam lambung meningkat dan muncul rasa mulas.

Meskipun jarang terjadi, namun infeksi bakteri pada usus semasa hamil dapat menyebabkan rasa kembung yang berlebihan dan sering bersendawa sehingga akhirnya memicu rasa mulas.

Selain itu, pertumbuhan janin yang makin lama makin membesar, membuat tekanan pada perut dan mendorong asam naik ke atas. batu empedu juga bisa menyebabkan nyeri pada area dada di masa kehamilan.

Pencegahan dan perawatan mulas saat hamil

Berikut adalah cara untuk mengurangi rasa mulas waktu hamil tanpa membahayakan bayi dalam kandungan:

  • Makan beberapa kali dalam sehari dalam porsi yang kecil
  • Makan pelan-pelan
  • Hindari makanan berlemak, makanan pedas maupun makanan yang dapat meningkatkan rasa mulas
  • Jangan minum di tengah-tengah makan karena dapat menyebabkan refluks asam lambung
  • Jangan langsung berbaring setelah makan
  • Naikkan posisi bantal agak tinggi atau letakkan pengganjal di bagian punggung Anda. Usahakan posisi dada lebih tinggi daripada perut untuk mencegah naiknya asam
  • Konsultasikan pada dokter mengenai obat-obatan yang dapat Anda konsumsi selama masa kehamilan. Beberapa obat cair lebih efektif karena dapat melumuri area kerongkongan
  • Gunakan baju yang longgar karena baju ketat dapat menekan area abdomen yang semakin memperparah rasa mulas.
  • Hindari konstipasi atau susah buang air besar dengan meminum air putih secara rutin.

Masa kehamilan merupakan masa yang menyenangkan karena Anda dan pasangan sedang menunggu buah hati yang diidam-idamkan. Jangan sampai mulas saat hamil mengganggu aktivitas Anda. Dengan berkonsultasi ke dokter dan menggunakan obat yang sesuai dengan anjuran dapat menghindarkan Anda dari gejala mulas saat hamil sekaligus dapat memastikan kelancaran proses kelahiran.

Read More

Anak Mengidap OCD? Ini yang Harus Anda Lakukan Sebagai Orang Tua!

Sebagai orang tua, menghadapi anak dengan kondisi khusus memang kadang memberatkan. Jika anak Anda mengalami kondisi OCD (obsessive-compulsive disorder), seluruh keluarga bisa terkena dampaknya. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui untuk memahami lebih jauh mengenai OCD dan mencari strategi terbaik untuk mendukung anak Anda yang mengalami kondisi ini.

Apa Itu Obsessive-Compulsive Disorder?

Obsessive-compulsive disorder merupakan keadaan di mana penderita sulit dikontrol, memiliki obsesi berlebihan terhadap sesuatu sehingga membuatnya merasa perlu melakukannya berkali-kali. Misalnya saja, anak akan terus-terusan mencuci tangan atau memeriksa pintu kamarnya karena ia merasa belum melakukannya dengan sempurna.

Seorang anak bisa bersikap impulsif atau melakukan ritual yang sama berkali-kali untuk menghilangkan stres atau kesedihan tertentu. Bisa juga ia melakukan sesuatu terus menerus karena berpikir itu bisa mencegah sesuatu yang buruk terjadi. Meskipun secara logis anak tahu apa yang ia lakukan tidak ada kaitannya sama sekali, mereka tetap merasa perlu melakukannya.

Bagaimana OCD Bisa Berdampak pada Keluarga?

Kondisi ini tidak hanya akan berdampak pada anak tapi juga kepada seluruh keluarga. Tak jarang bisa menimbulkan masalah yang sama terus menerus. Misalnya saja anak Anda punya kebiasaan memeriksa seluruh kamarnya berulang-ulang sebelum berangkat ke sekolah. Ini bisa membuat Anda yang hendak mengantarnya jadi ikut terlambat ke kantor juga.

Kelainan ini juga bisa memaksa anggota keluarga untuk tidak menyentuh objek tertentu yang tidak disukai anak yang pada akhirnya membuat anggota keluarga lain merasa tidak nyaman di rumah sendiri. Kondisi ini pada akhirnya akan mengganggu seluruh keluarga dan Anda sebagai orang tua akan merasa bersalah karena tidak bisa memberikan dukungan yang memadai untuk anak dengan kondisi khusus ini.

Bagaimana Anda Membantu Anak dengan OCD?

Ketika Anda mendapati anak memiliki gejala-gejala Obsessive-compulsive disorder, cara terbaik yang bisa dilakukan tentu saja meminta bantuan tenaga ahli. Namun untuk penanganan jangka panjang, peran orang tua sama sekali tidak bisa dipinggirkan. Simak beberapa tips yang bisa membantu Anda berikut ini!

  • Melakukan Terapi Perilaku Kognitif. Terapi ini terbukti membantu anak untuk mengurangi sikap impulsif secara bertahap. Ketika Anda merasa gejala yang muncul sudah mulai mengganggu aktivitas keluarga, carilah referensi dokter atau melalui program dari yayasan OCD Internasional.
  • Jangan Membantu Anak. Naluri melindungi nyatanya tidak diperlukan untuk penanganan kelainan ini. Misalnya, ketika anak meminta bantuan Anda untuk membukakan pintu karena ia takut kuman dan Anda menurutinya, ini secara tidak langsung akan memperparah kondisinya. Cobalah untuk tidak berpartisipasi atau membantu anak dengan ritual OCD-nya. Dengan begini, Anda membiasakan anak kea rah yang lebih baik karena begitu mereka mengerti usahanya sia-sia, mereka tidak mengulanginya lagi.
  • Pahami Kondisi Anak dengan Baik. Jika Anda berpikir prilaku anak OCD adalah bentuk perlawanan terhadap Anda sebagai orang tua, Anda mungkin akan merasa marah. Cobalah berpikir dari perspektif anak dan pahami kondisinya. Ingat, Anda tidak suka dengan OCD-nya, bukan dengan anaknya. Fokuskan pada gejala OCD alih-alih membenci anak Anda yang tidak bersalah.

Menghadapi anak OCD memang bukan hal yang mudah. Selain mengikuti tips di atas, Anda juga perlu sesekali meminta bantuan orang terdekat maupun pakar.

Read More