Mengenal Gagal GInjal, Penyakit Yang Perlu Cuci Darah

Mungkin Anda sudah sering mendengar penyakit gagal ginjal dan perlunya cuci darah saat memiliki penyakit ini. Penyakit ini mengganggu fungsi dan kesehatan ginjal. Seperti yang kita tahu, tubuh manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak pada bagian bawah punggung, masing-masing berada di setiap sisi tulang punggung. Ginjal ini bertugas untuk menyaring darah dan membersihkan racun dari dalam tubuh. Ginjal akan mengirim racun ke kandung kemih, yang kemudian tubuh akan membersihkannya saat Anda buang air kecil. Gagal ginjal terjadi saat kedua ginjal Anda kehilangan kemampuan dalam menyaring kotoran yang ada di dalam darah. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan dan fungsi ginjal, misalnya saja karena paparan racun, mulai dari polusi lingkungan hingga obat-obatan tertentu. Selain itu, penyakit akut dan kronis, dehidrasi parah, dan trauma ginjal juga penyebab lain gagal ginjal. Apabila tubuh mengalami gagal ginjal, tubuh Anda akan dipenuhi dengan racun karena ginjal tidak dapat bekerja sebagai mana mestinya. Dan kondisi ini dapat mengancam nyawa apabila tidak diobati.

Gejala dan penyebab gagal ginjal

Biasanya seseorang yang memiliki penyakit gagal ginjal akan menunjukkan tanda-tanda atau gejala tertentu. Namun, tidak jarang juga gejala tersebut tidak muncul atau tampak. Beberapa gejala yang mungkin terjadi seperti berkurangnya jumlah urin, pembengkakan pada bagian kaki dan pergelangan kaki akibat terimpannya cairan yang disebabkan kegagalan ginjal untuk membuang limbah air, sesak napas yang tidak dapat dijelaskan, lelah atau mengantuk, rasa pusing, bingung, rasa sakit pada dada dan terasa tertekan, kejang, serta koma. Karena ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, agar tubuh dapat menyingkirkan racun dan kotoran, prosedur cuci darah atau hemodialisa dilakukan untuk mengganti fungsi kerja ginjal.

Penyebab gagal ginjal

Gagal ginjal dapat disebabkan karena beberapa kondisi atau penyebab. Penyebab tersebut biasanya juga menentukan tipe dari gagal ginjal. Orang-orang yang paling memiliki risiko gagal ginjal biasanya memiliki satu atau lebih dari penyebab berikut ini seperti:

  • Hilangnya aliran darah yang mengalir ke ginjal

Berhentinya aliran darah secara tiba-tiba ke ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal. Beberapa kondisi yang menyebabkan hilangnya aliran daarah ke ginjal termasuk serangan jantung, penyakit jantung, luka pada hati atau gagal hati, dehidrasi, luka bakar yang parah, reaksi alergi, dan infeksi serius seperti sepsis. Tekanan darah yang tinggi dan obat-obatan anti-inflamasi juga dapat membatasi aliran darah.

  • Masalah pembuangan urin

Saat tubuh tidak mampu membuang urin, racun akan menumpuk dan memenuhi ginjal. Beberapa tipe kanker dapat menghambat saluran urin, misalnya kanker prostat (yang biasa terjadi pada pria), kanker usus besar, kanker serviks, dan kanker  kandung kemih. Bebrapa kondisi lain yang dapat mengganggu baung air kecil dan meningkatkan risiko gagal ginjal seperti batu ginjal, prostat yang membesar, adanya gumpalan darah pada saluran kemih, dan kerusakan saraf yang mengatur kandung kemih.

  • Penyebab lain

Penyebab lain yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal misalnya adanya gumpalan darah di sekitar ginjal, infeksi, obat-obatan serta alkohol, penyakit lupus, penggunaan antibiotik, diabetes tidak terkontrol, dan lain-lain

Ada beberapa cara untuk mengurangi risiko gagal ginjal. Misalnya saja, apabila Anda minum obat-obatan OTC, pastikan selalu mengikuti resep yang diberikan. Mengonsumsi obat dalam dosis yang besar dapat meningkatkan kadar racun dalam waktu yang cepat. Untuk pengobatan, Anda bisa mendapatkan perawatan cuci darah atau hemodialisa dan transplantasi ginjal.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*