4 Cara Memutihkan Selangkangan dengan Bahan-Bahan Alami

Kadang kulit bisa menjadi lebih gelap di beberapa bagian, pada siku, lutut, ketiak, bahkan selangkangan. Dalam istilah medis, kondisi tersebut disebut hiperpigmentasi. Dapat terjadi pada siapa saja dengan warna kulit apa pun.

Hiperpigmentasi bukanlah suatu gangguan yang perlu dikhawatirkan, sama sekali tidak berbahaya. Namun, beberapa orang kadang merasa terganggu. Sehingga orang kadang mencari cara memutihkan bagian tubuh yang mengalami hiperpigmentasi.

Secara khusus, cukup banyak orang yang mencari cara memutihkan selangkangan sebab tidak nyaman dengan warnanya yang lebih gelap. Sebelum membahas berbagai cara tersebut, ada baiknya bila kita mengetahui penyebabnya.

Pemicu hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi terjadi karena produksi melanin, pigmen pemberi warna kulit, sehingga warna kulit menjadi lebih gelap. Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu kondisi tersebut, yaitu:

– Lecet atau iritasi

Lecet di area paha atau selangkangan terjadi karena paha sering bergesekan ketika berjalan. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penggunaan pakaian ketat di daerah selangkangan. Di area yang sering bergesekan serta mengalami iritasi tersebut, kulit biasanya akan menjadi lebih gelap dibanding bagian lainnya.

– Hormon yang tidak seimbang

Beberapa bagian kulit wanita yang sedang hamil atau menyusui kadang lebih gelap, seperti pada selangkangan, ketiak, serta leher. Hal tersebut disebabkan oleh hormon yang tidak seimbang.

– Kegemukan

Kegemukan sering kali menjadi penyebab hiperpigmentasi. Sebab orang dengan tubuh gemuk, kedua pahanya akan bergesekan ketika berjalan, sehingga terjadi hiperpigmentasi. 

Selain itu, kegemukan juga sering menjadi faktor risiko diabetes di mana salah satu gejalanya adalah beberapa bagian kulit menjadi lebih gelap, seperti pada ketiak, selangkangan, serta leher di sekitar kerah baju.

– Penggunaan obat tertentu

Bintik-bintik hitam atau hiperpigmentasi dapat disebabkan oleh obat hormonal, seperti pil kontrasepsi.

Pasien yang menjalani kemoterapi juga sering memiliki beberapa area kulit yang lebih gelap.

Cara memutihkan selangkangan yang alami

Sebetulnya terdapat cara memutihkan selangkangan secara medis, namun tidak dipungkiri kadang beberapa orang merasa sungkan berkonsultasi dengan dokter terkait masalah ini. Oleh sebab itu, Anda dapat mencoba beberapa cara memutihkan selangkangan dengan menggunakan bahan alami.

1. Oatmeal dan yoghurt

Eksfoliasi merupakan salah satu cara untuk mengurangi hiperpigmentasi. Oatmeal  dapat digunakan sebagai eksfoliator. Dibandingkan gula, oatmeal lebih halus untuk digunakan sebagai scrub.

Adapun asam laktat yang terkandung di dalam yoghurt dapat membantu memperbaiki kondisi kulit.

Untuk membuat scrub, Anda cukup mencampurkan oatmeal dengan air. Kemudian, tambahkan yoghurt tanpa pemanis ke dalam campuran tersebut, dengan perbandingan sama banyak. Contoh, Anda dapat mencampurkan 2 sendok makan oatmeal dengan 2 sendok makan yoghurt.

2. Minyak kelapa dan jus lemon

Telah lama vitamin C diketahui dapat mencerahkan kulit. Maka, kandungan vitamin C dalam jus lemon juga dapat membantu mengatasi hiperpigmentasi kulit. Sementara peran minyak kelapa dalam campuran ini adalah sebagai pelembab, menjaga kulit selangkangan tetap lembut dan halus.

Sebagai cara memutihkan selangkangan, Anda dapat mencampur beberapa sendok minyak kelapa dengan air perasan dari setengah buah lemon.

3. Lidah buaya

Lidah buaya memiliki kemampuan menenangkan kulit dan meredakan iritasi. Selain itu, tanaman ini juga mengandung aloin yang dapat mencerahkan kulit.

Cara penggunaannya pun sangat mudah, cukup oleskan gel lidah buaya pada bagian selangkangan yang mengalami hiperpigmentasi.

4. Potongan kentang

Di dalam kentang terdapat ketokolase, enzim yang dapat mencerahkan kulit. Oleh sebab itu, menggosok kulit dengan potongan kentang diyakini mampu mengatasi hiperpigmentasi.

Anda cukup memotong kentang dan menggosokkan potongan kentang tersebut selama 15 menit. Lalu, bilas hingga bersih.

Perlu dipahami, cara memutihkan selangkangan dengan bahan alami akan membutuhkan waktu yang relatif panjang hingga hasilnya terlihat. Jadi, Anda perlu bersabar dan menggunakannya secara rutin.

Read More

Merawat Rambut dengan Memahami Cara Keramas yang Benar

Ritual merawat rambut yang paling dasar adalah keramas dan memakai kondisioner alias pelembap. Langkah lainnya adalah dengan mengeringkan rambut menggunakan handuk maupun hair dryer. Lalu, bagaimana cara keramas yang benar?

Dengan banyaknya sampo dan kondisioner yang beredar di pasaran, tentu Anda bingung bagaimana memilih yang cocok untuk merawat rambut Anda. Ketahui dulu apa jenis rambut Anda agar lebih mudah memilih produk perawatan rambut yang sesuai.

Jenis Rambut

Setiap sampo memiliki fungsi berbeda untuk berbagai jenis rambut. Cara memilih sampo bisa dimulai dengan membaca label dan mencari yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Beberapa kata kunci yang bisa Anda cari misalnya, rambut kering, rambut normal, atau rambut rontok.

1. Rambut Halus

Jika Anda memiliki jenis rambut yang halus, gunakan sampo dan kondisioner yang dapat menambah volume rambut Anda.

2. Rambut Keriting

Untuk menjinakkan rambut keriting agar mudah diatur, Anda bisa menggunakan sampo khusus rambut keriting agar ikal alami rambut tetap terjaga.

3. Rambut Kering

Untuk rambut yang kering, pilihlah sampo yang memiliki banyak pelembab atau yang mengandung minyak alami seperti minyak kelapa, minyak argan ataupun minyak alpukat.

4. Rambut Berminyak

Jika Anda memiliki rambut berminyak, sebaiknya tidak menggunakan kondisioner karena rambut akan semakin lembap.

5. Rambut Berketombe

Ketombe bisa disebabkan karena folikel memproduksi terlalu banyak sebum. Jika rambut Anda sering berketombe, sebaiknya gunakan sampo anti ketombe yang memiliki kandungan zinc, selenium sulfat atau ketoconazole. Banyak yang mengira ketombe disebabkan oleh kulit kepala yang kering padahal sebenarnya ketombe terbentuk dari debu dan minyak yang menjadi jamur.

6. Rambut yang diwarnai

Rambut yang diwarnai membutuhkan perawatan khusus. Pakailah sampo yang memang diformulasikan untuk rambut yang diwarnai agar warna cat rambut tidak mudah luntur.

Bagaimana Cara Keramas yang Benar?

Setelah mengetahui jenis rambut dan cara memilih sampo yang tepat, Anda harus memahami cara keramas yang benar.

Perlukah Memakai Kondisioner?

Dulunya, kandungan sampo membuat rambut jadi kering dan kasar. Lalu muncul kondisioner yang memang dibuat untuk melembabkan rambut.

Kondisioner membuat rambut terasa lebih halus dan lembut serta mudah diatur. Kondisioner tanpa bilas (leave in conditioner) misalnya, membuat rambut terhidrasi setelah dikeringkan.

Jangan mengaplikasikan kondisioner yang berlebihan pada rambut Anda karena membuat rambut akan cepat lepek. Saat ini banyak kandungan sampo yang dikombinasikan dengan pelembap sehingga kondisioner tidak diperlukan lagi.

Haruskah Keramas Setiap Hari?

Terlalu sering mencuci rambut akan mengurangi produksi minyak yang bisa melembapkan rambut. Namun jika rambut Anda memang tipe berminyak, tak ada salahnya lebih sering keramas.

Cara Keramas yang Benar

Mencuci rambut terkesan mudah dan tidak membutuhkan teknik khusus. Namun ternyata mencuci rambut bukan hanya menggosok atau menggaruk kulit kepala saja. Kulit kepala yang sering diusap dapat merusak cuticle rambut dan menyebabkan rambut rusak.

Cara keramas yang benar yaitu dengan menggosok kulit kepala pelan-pelan mulai dari bagian atas hingga bagian ujung rambut. Lakukan pijatan lembut dan bilas sampai bersih. Gunakan kondisioner di bagian ujung rambut saja agar rambut tidak cepat berminyak.

Nah, apakah Anda sudah mempraktikkan cara keramas yang benar selama ini?

Read More