Hal yang Harus Diperhatikan dari Cara Membersihkan Vagina

Sebagai wanita, pernahkah Anda merasa bingung bagaimana cara membersihkan vagina yang benar? Apakah produk pembersih vagina yang dijual di pasaran aman untuk digunakan? Mengingat bahwa vagina adalah organ reproduksi wanita yang vital, sehingga kita tidak dapat menganggap remeh kebersihan dan kesehatan organ ini.

cara membersihkan vagina

Pada dasarnya, vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya secara alami dan Anda tidak perlu untuk membersihkannya menggunakan produk khusus. Justru, bagian vulvalah yang perlu Anda perhatikan kebersihannya.

Perbedaan vagina dan vulva

Sama-sama merupakan organ khusus pada wanita, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar yang jarang dikenali secara baik.

Vulva adalah bagian luar vagina, yang meliputi bagian klitoris, tudung klitoris, rambut kemaluan, dan bibir vagina (labia mayora dan minora). Sementara itu, vagina adalah bagian yang menghubungkan vulva dengan rahim. Secara singkat, vagina sebenarnya telah termasuk ke dalam bagian tubuh wanita.

Vulva juga dikenal sebagai vagina bagian luar dan istilah vagina sebenarnya merujuk pada vagina bagian dalam. Organ vagina bagian luar adalah organ yang mampu dilihat oleh mata dan diperbolehkan untuk dibersihkan. Namun, vagina yang sejatinya berada dalam tubuh wanita, tidak perlu Anda bersihkan.

Cara membersihkan vagina bagian luar secara benar

Vagina bagian luar diperbolehkan untuk dibersihkan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan higienis organ wanita ini. Berikut cara membersihkan vagina bagian luar secara benar yang perlu Anda perhatikan.

  • Cukup dengan menggunakan air

Cara membersihkan vagina bagian luar cukup sederhana. Anda hanya perlu membersihkannya dengan menggunakan air, baik air hangat maupun air suhu normal. Anda tidak perlu menggunakan sabun untuk membersihkan organ kewanitaan ini. Namun, jika memang tetap ingin menggunakan sabun, pilihlah sabun tanpa pewangi dan berbahan lembut serta ringan, sehingga tidak mengiritasi vagina. Selain itu, hindari pula agar air dan sabun tidak masuk sampai ke liang vagina bagian dalam.

  • Bersihkan dari arah depan ke belakang

Ketika Anda membersihkan vagina bagian luar, Anda juga disarankan untuk membersihkan anus secara bersamaan. Ada cara khusus untuk melakukannya, yaitu dengan membersihkan dari arah depan ke belakang, mulai dari rambut vagina ke arah anus. Dengan cara membersihkan vagina seperti ini, Anda dapat mencegah bakteri dari anus masuk atau menyebar ke bagian vagina.

  • Membersihkan menggunakan tangan

Anda hanya perlu membersihkan organ vulva dan anus dengan menggunakan tangan. Jika ingin menggunakan tisu atau handuk, pilihlah yang terbuat dari bahan lembut dan tidak memiliki wangi tambahan, sehingga tidak memicu iritasi di sekitar organ ini.

Ketika selesai dibersihkan, Anda dapat menggunakan handuk atau kain bersih untuk mengeringkan vagina bagian luar dengan cara ditepuk-tepuk secara lembut.

Mengapa vagina bagian dalam tidak perlu dibersihkan?

Telah disebutkan sebelumnya, bahwa vagina bagian dalam memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya secara alami. Vagina akan memproduksi lendir untuk menjaga keseimbangan pH dan bakteri pada organ ini, sehingga kesehatan dan kebersihannya tetap terjaga. Lendir ini juga dikenal dengan keputihan.

Kadar pH di vagina terhitung sedikit asam dan harus memiliki sejumlah bakteri untuk melindunginya dari risiko infeksi. Membersihkan vagina bagian dalam dapat mengganggu keseimbangan pH dan bakteri tersebut dan berisiko memicu infeksi.

Beberapa wanita tetap meyakini bahwa membersihkan vagina bagian dalam dengan metode douche atau douching (menyemprotkan cairan antiseptik ke vagina), dapat menjaga kebersihan organ ini. Padahal, cara membersihkan vagina menggunakan metode ini berisiko menimbulkan masalah kesehatan, seperti:

  • Kelahiran prematur
  • Infeksi jamur pada vagina
  • Kanker serviks
  • Penyakit menular seksual
  • Endometritis
  • Kehamilan ektopik
  • Vaginosis bakteri
  • Penyakit radang panggul

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*