Diet Food Combining

Diet food combining adalah pola makan dengan mengklasifikasikan makanan tertentu untuk dikonsumsi

Ada berbagai makanan sehat yang dapat manusia coba jika ingin diet. Tidak hanya berbagai pilihan makanan, namun ada cara yang dapat dilakukan untuk menjaga pola makan yang teratur. Cara tersebut adalah diet food combining atau diet dengan kombinasi makanan tertentu.

Yang dimaksud dengan diet food combining adalah diet yang dilakukan dengan menggabung jenis makanan sehat dengan yang lain. Seseorang yang menerapkan pola ini juga perlu pahami bahwa mereka tidak asal memilih makanan, karena jika dicampurkan dengan makanan yang kurang cocok dapat menimbulkan masalah pada kesehatan.

Diet food combining pertama kali diterapkan di India sebagai obat tradisional Ayurveda. Diet food combining kemudian menjadi populer pada 1800an dan dikenal sebagai “trophology,” yang artinya sains menggabung makanan. Diet food combining juga diterapkan pada awal 1900an, melalui diet Hay dan telah menjadi praktik dasar diet modern.

Kategori Diet Food Combining

Diet food combining juga diterapkan dalam kategori tertentu. Setiap makanan diterapkan berdasarkan makanan bergizi seperti karbohidrat, buah-buahan, sayuran, protein, dan lemak. Manusia juga menerapkan pola diet food combining berdasarkan tingkat asam, basa, atau netral.

Secara umum diet food combining diterapkan melalui dua kategori. Kedua kategori yang diterapkan adalah sebagai berikut:

  1. Berdasarkan enzim dan keasaman

Orang-orang percaya jika mereka menerapkan diet food combining, mereka perlu menggabungkan makanan dengan enzim yang berbeda untuk dicerna, karena memiliki tingkat keasaman yang berbeda. Namun, tubuh akan kesulitan mencerna jika makanan-makanan yang dikombinasikan terdapat tingkat keasaman yang berbeda.

  1. Berdasarkan kecepatan pencernaan

Orang-orang juga yakin bahwa mereka dapat melakukan diet food combining berdasarkan kecepatan pencernaan. Setiap makanan bisa dicerna dengan cepat, namun juga ada yang dicerna dengan lambat, tergantung porsi yang dikonsumsi. Jika seseorang menggabungkan makanan yang dicerna dengan cepat dan lambat, maka akan menimbulkan masalah pada sistem pencernaan.

Contoh Diet Food Combining

Berikut adalah contoh pola makan yang umum yang dapat manusia coba jika ingin melakukan diet food combining:

  • Manusia sebaiknya konsumsi buah ketika perut kosong.
  • Manusia sebaiknya jangan kombinasikan pati dengan protein atau makanan yang memiliki tingkat asam yang tinggi seperti makanan berproses.
  • Manusia juga jangan gabungkan berbagai jenis makanan yang mengandung protein.
  • Manusia sebaiknya konsumsi susu saat perut kosong.
  • Manusia jangan mencampur makanan yang mengandung protein dengan lemak.
  • Manusia sebaiknya jangan konsumsi buah-buahan dan sayuran secara bersamaan.

Fakta Tentang Diet Food Combining

Diet food combining memiliki klaim yang berkaitan dengan gizi makanan dan makanan yang digolongkan dalam asam atau basa. Berikut adalah fakta mengenai klaim tersebut:

  1. Gizi makanan

Salah satu kriteria yang harus dipenuhi diet food combining adalah jangan konsumsi makanan yang mengandung banyak gizi, karena tubuh manusia siap mencerna makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein secukupnya.

  1. Makanan yang mengandung asam atau basa

Prinsip lain yang perlu dipahami orang tentang diet food combining adalah kombinasi makanan yang salah dapat mempengaruhi keasaman dan enzim pada pencernaan. Tubuh selalu mencari cara agar mendapatkan jumlah keasaman yang tepat pada pencernaan.

Penelitian Antara Diet Seimbang dan Diet Food Combining

Menurut jurnal International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders, sebuah penelitian telah dilakukan yang menunjukkan sejumlah partisipan yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu yang melakukan diet seimbang dan yang melakukan diet food combining.
Semua partisipan dibatasi dengan jumlah kalori maksimal sebesar 1.100 kalori per hari. Setelah menjalankan studi selama 6 minggu, semua partisipan telah menurunkan berat badan sebanyak 6 hingga 8 kg. Tes tersebut dapat disimpulkan bahwa diet seimbang dan diet food combining tidak memberikan manfaat yang berbeda bagi tubuh.

Tags: 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*