Mengenal Gagal GInjal, Penyakit Yang Perlu Cuci Darah

Mungkin Anda sudah sering mendengar penyakit gagal ginjal dan perlunya cuci darah saat memiliki penyakit ini. Penyakit ini mengganggu fungsi dan kesehatan ginjal. Seperti yang kita tahu, tubuh manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak pada bagian bawah punggung, masing-masing berada di setiap sisi tulang punggung. Ginjal ini bertugas untuk menyaring darah dan membersihkan racun dari dalam tubuh. Ginjal akan mengirim racun ke kandung kemih, yang kemudian tubuh akan membersihkannya saat Anda buang air kecil. Gagal ginjal terjadi saat kedua ginjal Anda kehilangan kemampuan dalam menyaring kotoran yang ada di dalam darah. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan dan fungsi ginjal, misalnya saja karena paparan racun, mulai dari polusi lingkungan hingga obat-obatan tertentu. Selain itu, penyakit akut dan kronis, dehidrasi parah, dan trauma ginjal juga penyebab lain gagal ginjal. Apabila tubuh mengalami gagal ginjal, tubuh Anda akan dipenuhi dengan racun karena ginjal tidak dapat bekerja sebagai mana mestinya. Dan kondisi ini dapat mengancam nyawa apabila tidak diobati.

Gejala dan penyebab gagal ginjal

Biasanya seseorang yang memiliki penyakit gagal ginjal akan menunjukkan tanda-tanda atau gejala tertentu. Namun, tidak jarang juga gejala tersebut tidak muncul atau tampak. Beberapa gejala yang mungkin terjadi seperti berkurangnya jumlah urin, pembengkakan pada bagian kaki dan pergelangan kaki akibat terimpannya cairan yang disebabkan kegagalan ginjal untuk membuang limbah air, sesak napas yang tidak dapat dijelaskan, lelah atau mengantuk, rasa pusing, bingung, rasa sakit pada dada dan terasa tertekan, kejang, serta koma. Karena ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, agar tubuh dapat menyingkirkan racun dan kotoran, prosedur cuci darah atau hemodialisa dilakukan untuk mengganti fungsi kerja ginjal.

Penyebab gagal ginjal

Gagal ginjal dapat disebabkan karena beberapa kondisi atau penyebab. Penyebab tersebut biasanya juga menentukan tipe dari gagal ginjal. Orang-orang yang paling memiliki risiko gagal ginjal biasanya memiliki satu atau lebih dari penyebab berikut ini seperti:

  • Hilangnya aliran darah yang mengalir ke ginjal

Berhentinya aliran darah secara tiba-tiba ke ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal. Beberapa kondisi yang menyebabkan hilangnya aliran daarah ke ginjal termasuk serangan jantung, penyakit jantung, luka pada hati atau gagal hati, dehidrasi, luka bakar yang parah, reaksi alergi, dan infeksi serius seperti sepsis. Tekanan darah yang tinggi dan obat-obatan anti-inflamasi juga dapat membatasi aliran darah.

  • Masalah pembuangan urin

Saat tubuh tidak mampu membuang urin, racun akan menumpuk dan memenuhi ginjal. Beberapa tipe kanker dapat menghambat saluran urin, misalnya kanker prostat (yang biasa terjadi pada pria), kanker usus besar, kanker serviks, dan kanker  kandung kemih. Bebrapa kondisi lain yang dapat mengganggu baung air kecil dan meningkatkan risiko gagal ginjal seperti batu ginjal, prostat yang membesar, adanya gumpalan darah pada saluran kemih, dan kerusakan saraf yang mengatur kandung kemih.

  • Penyebab lain

Penyebab lain yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal misalnya adanya gumpalan darah di sekitar ginjal, infeksi, obat-obatan serta alkohol, penyakit lupus, penggunaan antibiotik, diabetes tidak terkontrol, dan lain-lain

Ada beberapa cara untuk mengurangi risiko gagal ginjal. Misalnya saja, apabila Anda minum obat-obatan OTC, pastikan selalu mengikuti resep yang diberikan. Mengonsumsi obat dalam dosis yang besar dapat meningkatkan kadar racun dalam waktu yang cepat. Untuk pengobatan, Anda bisa mendapatkan perawatan cuci darah atau hemodialisa dan transplantasi ginjal.

Read More

Hindari Minum Teh Setelah Makan

Apakah Anda termasuk orang yang suka makan dengan ditemani teh manis sebagai minuman pendampingnya? Apabila iya, kami memiliki kabar buruk untuk Anda. Menurut penelitian ternyata minum teh setelah makan sangat tidak dianjurkan. Ada beberapa jenis teh yang bisa Anda minum setelah makan, seperti teh hijau dan teh herbal, karena kandungan dan fungsinya yang dapat membantu pencernaan. Namun, teh pada umumnya akan memberikan efek samping apabila diminum setelah makan. Artikel ini akan efek samping apa saja yang dapat disebabkan akibat minum teh setelah makan dan kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk minum teh.

Minum teh setelah makan sangat tidak dianjurkan karena zat tanin yang ada di dalam teh memiliki banyak efek samping. MIsalnya saja, tanin dapat menganggu penyerapan banyak zat mineral oleh tubuh seperti zinc, zat besi, dan kalsium. Tanin juga dapat memperlambat penyerapan mineral tersebut. Hal ini dapat menyebabkan tubuh menjadi kekurangan mineral, yang dapat memicu berbagai macam komplikasi kesehatan. Selain mengganggu penyerapan mineral, pada beberapa orang tanin dapat memicu konstipasi. Orang-orang yang menderita defisiensi mineral tersebut juga harus menghindari meminum teh pada waktu antara makan pagi, siang, dan malam.

Selain tanin, zat lain yang ada pada teh adalah kafein. Sudah menjadi rahasia umum bahwa mengonsumsi banyak kafein dapat membuat seseorang sulit tidur atau insomnia. Bagi mereka yang menderita radang perut, kafein berbahaya karena dapat memperparah kondisi kesehatan mereka. Selain itu, kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.

Kapan waktu terbaik minum teh?

Meskipun Anda tidak dianjurkan untuk minum teh setelah makan, teh memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan apaibila diminum pada waktu yang tepat. Namun perlu diingat waktu yang tepat untuk minum teh tergantung pada tujuan Anda meminum teh. Misalnya saja, apabila Anda ingin meningkatkan fokus dan konsentrasi di siang hari, Anda tidak bisa minum teh yang “ringan” dan lebih memilih teh yang mengandung kadar kafein lebih tinggi seperti teh hijau atau teh hitam.

Pada pagi hari, Anda ingin minum jenis teh yang kuat untuk memulai hari. Teh hitam seperti Earl Grey, Assam, dan Royal Breakfast mungkin bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang ingin memulai hari. Pastikan sebelum minum teh Anda sudah minum segelas air putih terlebih dahulu. Ini penting untuk mencegah tingkat keasaman pada lambung semakin meningkat. Minum teh pada pagi hari juga dapat meningkatkan detak jantung yang sehat, sekaligus meningkatkan energi, fokus, dan fungsi otak. Apabila Anda tidak menyukai rasa teh hitam, campur dengan susu atau krim sesuai selera. Siang hari adalah masa saat Anda memiliki tingkat stres yang tinggi. Menikmati secangkir teh yang hangat penting untuk memberikan sifat tenang dan mengurangi stres. Teh yang memiliki sifat menenangkan contohnya teh Oolong. Teh jenis ini juga mengandung antioksidan, vitamin C, dan potassium yang memiliki manfaat kesehatan yang baik. Teh ini juga merupakan alternatif baik dibandingkan dengan kopi, karena memiliki kemampuan seperti kopi dalam meningkatkan energi tapa memberikan efek samping yang biasanya ada pada kopi (seperti kepala menjadi pusing dan tubuh gemetar). Meskipun demikian, apabila Anda ingin minum teh pada saat-saat tersebut di atas, pastikan Anda tidak minum teh setelah makan karena efeknya terhadap penyerapan nutrisi dan mineral saat tubuh mencerna makanan.

Read More

Waspada Gejala dan Penyebab Hipoglikemia

Hipoglikemia bukanlah sebuah penyakit, melainkan kondisi di mana tubuh memiliki kadar gula, atau glukosa, yang rendah di dalam darah. Meskipun bukan penyakit, kondisi hipoglikemia dapat mengindikasi adanya masalah kesehatan. Semua sel-sel tubuh, termasuk otak, membutuhkan energi untuk dapat berfungsi. Glukosa memiliki peran untuk menyediakan energi bagi tubuh, sementara insulin, sebuah hormon, membuat sel-sel tubuh menyerap dan menggunakannya. Seseorang mungkin memiliki kadar gula darah yang rendah apabila merasa lapar, gemetar, detak jantung yang cepat, mual, dan berkeringat. Dalam kasus-kasus tertentu, hipoglikemia dapat menyebabkan koma dan kematian. Hipoglikemia dapat terjadi bersamaan dengan kondisi kesehatan lain, namun biasanya terjadi akibat reaksi obat seperti insulin. Orang-orang yang memiliki penyakit diabetes menggunakan insulin untuk mengobati gula darah tinggi.

Gejala Hipoglikemia

Hipoglikemia terjadi saat kurangnya glukosa atau gula di dalam darah. Menurut Institut Penyakit Diabetes dan Pencernaan dan Ginjal Nasional (NIDDK), gejala hipoglikemia akan muncul saat level gula darah berada di bawah 70 mg/dL. Akan tetapi, angka ini berbeda dari individu yang satu dengan yang lainnya. Gejala yang ditimbulkan saat Anda menderita hipoglikemia di antaranya adalah rasa lapar, tubuh gemetar, tubuh berkeringat, wajah pucat, detak jantung tidak teratur, pusing dan terasa lemah, pandangan kabur, dan bingung. Hipoglikemia berat dapat menyebabkan rasa lelah, konsentrasi yang kurang, merasa gugup, perubahan kepribadian, dan masalah koordinasi.

Hipoglikemia juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kesulitan makan atau minum, kejang, kehilangan kesadaran, dan koma. Bahkan, hipoglikemia yang parah dapat mengancam nyawa. Seseorang dengan hipoglikemia mungkin tidak sadar gejala terseubt terjadi atau berubah menjadi semakin buruk. Mereka tidak menyadari tanda-tanda awal kondisi ini sebelum hipoglikemia berubah menjadi komplikasi yang parah dan mematikan. Hipoglikemia sering menjadi tanda diabetes yang kurang terawat.

Hipoglikemia dan diabetes

Hipoglikemia dapat terjadi karena beberapa alasan, salah satunya adalah regulasi gula darah yang buruk. Sistem pencernaan tubuh akan mengurai karbohidrat dari makanan. Salah satu molekul yang tercipta disebut dengan glukosa, sumber energi utama tubuh. Glukosa masuk ke dalam aliran darah setelah kita makan. Akan tetapi, glukosa membutuhkan insulin, sebuah hormon yang diproduksi oleh pankreas, sebelum bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Dengan kata lain, meskipun kadar glukosa melimpah, sel-sel tubuh akan tetap membutuhkan energi apabila tidak ada insulin. Diabetes tipe 1 dan 2 memiliki masalah dengan produksi insulin. Pada diabetes tipe 1, kerusakan pada sel-sel tubuh yang biasanya memproduksi insulin berarti menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin. Pada diabetes tipe 2, sel-sel tubuh tidak memberikan respon yang benar terhadap insulin atau pankreas tidak mengeluarkan cukup insulin. Pada dua kasus tersebut, sel-sel tubuh tidak mendapatkan cukup energi. Orang-orang yang menderita diabetes tipe 1 dan beberapa orang dengan diabetes tipe 2 perlu menggunakan insulin dan mengonsumsi obat lain untuk mengurangi kadar gula darah mereka. Apabila dosisnya terlalu tinggi, kadar gula darah akan menurun drastis dan menyebabkan hipoglikemia. Hipoglikemia juga dapat terjadi apabila seseorang melakukan aktivitas atau olahraga dan kurang makan.

Hipoglikemia dapat menyebabkan tanda-tanda seperti pusing, tubuh terasa lemas dan lelah, dan dalam kasus parah dapat menyebabkan hilangnya kesadaran. Orang-orang dengan kondisi medis tertentu seperti diabetes memiliki risiko yang tinggi terkena hipoglikemia. Penting untuk mengenal tanda-tanda hipoglikemia agar Anda siap melakukan tindakan perawatan yang dibutuhkan sebelum berubah menjadi komplikasi yang lebih berbahaya.

Read More

Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air Biasa

Cacar monyet adalah penyakit virus langka yang ditemukan sebagian besar di negara-negara hutan hujan Afrika tengah dan barat.

Virus ini dapat menyebar ke manusia dari hewan yang terinfeksi melalui gigitan hewan atau kontak langsung dengan atau cairan tubuh Anda. Meskipun cacar monyet jauh lebih tidak menular daripada cacar air biasa, penyakit ini juga dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan pernapasan yang besar atau dengan menyentuh cairan tubuh orang yang sakit atau benda-benda seperti tempat tidur atau pakaian yang terkontaminasi dengan virus.

Cacar monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958, ketika dua wabah penyakit seperti cacar terjadi di koloni kera yang disimpan untuk penelitian, oleh karena itu cacar ini diberi nama cacar monyet atau monkeypox. Kasus yang terjadi pada manusia pertama dari cacar monyet dicatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Apa yang membedakan cacar air dan cacar monyet?

  • Virus varicella merupakan virus yang menyebabkan cacar air. Jika Anda menderita cacar air, Anda akan mendapatkan lepuh gatal di tubuh (yang akhirnya menjadi keropeng atau koreng), bersama dengan gejala lain seperti demam dan kelelahan. Biasanya gejala ini berlangsung sekitar 5 hingga 7 hari.
  • Virus monkeypox merupakan virus yang menyebabkan cacar monyet. Cacar monyet biasanya secara klinis menunjukkan demam, ruam dan pembengkakan kelenjar getah bening pada Anda.

Virus monkeypox sebagian besar ditularkan kepada orang-orang dari hewan liar seperti tikus dan primata.

  • Luka pada cacar air muncul pada waktu yang berbeda di daerah yang berbeda. Biasanya luka akan muncul sebagian besar di perut, dada, dan punggung, dan jarang di telapak tangan atau telapak kaki Anda.
  • Luka pada cacar monyet muncul di seluruh tubuh pada saat yang sama (kebanyakan di wajah, lengan, dan kaki, dan kadang-kadang di telapak tangan dan kaki) dan semuanya tampak sama.
  • Menurut WHO, sampai saat ini masih belum tersedia perawatan khusus atau vaksin yang tersedia untuk infeksi cacar monyet. Tapi, wabah ini dapat dipindahkan dengan segera setelah ditangani oleh orang yang terinfeksi.

Sementara itu, cacar air dapat sembuh dalam kurun waktu satu atau dua minggu tanpa perawatan khusus. Tidak ada obat khusus yang dapat menghentikan virus cacar air. Dokter Anda biasanya akan memberikan obat untuk menghilangkan masalah dan rasa tidak nyaman karena cacar.

Read More

10 Resolusi Tahun Baru untuk Hidup Lebih Sehat yang Wajib Anda Coba

Tidak bisa dipungkiri, merancang sebuah resolusi merupakan hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi dengan menyelipkan segala mimpi dan idealisme dalam menjalani sebuah kehidupan. Namun, dalam tahap eksekusi, tidak sedikit yang merasa kesulitan dalam menjalani dengan konsisten setiap target dari resolusi yang telah dirancang. Meskipun begitu, bukan berarti resolusi adalah hal yang mustahil untuk dicapai. Berikut adalah contoh 10 resolusi tahun baru untuk hidup yang lebih sehat.


1. Menurunkan Berat Badan
Menurunkan berat badan adalah salah satu resolusi tahunan yang cukup banyak dimiliki orang-orang. Meskipun tingkat popularitas target ini tinggi, kesulitan untuk dapat konsisten dan berkomitmen kuat dalam melakukannya membuat target ini selalu gagal pada awal-awal pelaksanaan. Padahal, jika Anda tidak mengharapkan kesuksesan dalam waktu singkat dan fokus pada proses dan tiap progres kecil, Anda akan dapat mencapainya di waktu yang tepat sesuai usaha dan tingkat konsistensi Anda.

Target menurunkan berat badan ini bukan hanya sebagai bentuk keinginan mencapai bentuk tubuh yang ideal dan indah, melainkan juga sebagai impian menjalani hidup yang sehat dan terhindari dari beragam penyakit yang berisiko menjangkit orang dengan berat badan berlebih.

2. Menjaga Silaturahmi
Saat Anda merasa bahwa ada beberapa teman, kerabat, atau bahkan keluarga yang sudah cukup lama tidak tersapa, cobalah untuk kembali menjalin komunikasi. Akan lebih baik jika Anda meluangkan waktu di akhir pekan atau sepulang bekerja untuk sekadar menanyakan kabar dan berbincang ringan. Hal ini sangat baik untuk meningkatkan kesehatan dari sisi sosial dan kemanusiaan. Banyak berinteraksi dengan orang akan membangun empati dan komunikasi. Jangan hanya bergantung pada foto dan unggahan video yang ada di media sosial untuk mengetahui kabar dan kondisi seseorang.

3. Berhenti Merokok
Tidak perlu dipertanyakan lagi, merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk yang berbahaya bagi kesehatan seseorang. Jika berhenti merokok selalu menjadi wacana yang tidak terealisasikan, cobalah untuk lebih fokus dan serius dalam membangun target tersebut tahun ini. Cobalah untuk berkonsultasi pada beberapa mantan perokok yang berhasil lepas dari ketergantungan pada rokok. Selain itu, Anda juga bisa mencoba cara lain dengan memikirkan uang yang dapat Anda alihkan dari hanya membeli rokok.

4. Menabung Lebih Banyak
Siapa bilang hidup sehat itu membutuhkan biaya yang besar? Sebaliknya, Anda malah dapat lebih bisa menyimpan uang lebih dengan menjalani kehidupan yang lebih teratur tanpa mengikuti dorongan dan tren masa kini.

Makanlah masakan rumah yang lebih sehat dan bersih. Anda dapat mengatur sendiri bahan makanan yang segar dan bergizi dengan memberi bahan baku yang lebih murah dibandingkan dengan membeli jadi.

Selain itu, berolahraga juga dapat Anda lakukan tanpa membutuhkan biaya besar. Lupakan dengan biaya gym atau sanggar senam yang mahal. Ada banyak aplikasi kebugaran dan video tutorial latihan fisik yang dapat membantu Anda melakukan olahraga dengan baik tanpa membayar sepeserpun uang.

5. Kurangi Stres
Sedikit tekanan dan stres memang tampak tidak berbahaya. Padahal, jika dibiarkan dan menumpuk, stres dapat berdampak pada kondisi kesehatan fisik seperti diare, sembelit, hingga beberapa gangguan lain mulai dari insomnia, depresi, obesitas, penyakit jantung, dan banyak lagi.

Waspadai jam kerja yang terlalu banyak, kurang waktu tidur, tidak berolahraga, pola yang buruk, dan kurangnya waktu bersosialisasi yang dapat berisiko mengakibatkan stres. Dengan kata lain, cobalah untuk menghindarinya dengan mengimbangi waktu untuk bekerja, istirahat, olahraga, dan bersosialisasi sesuai dengan porsinya.

6. Menjadi Relawan
Cara terbaik yang kerap diabaikan untuk menghidari stres dan tekanan adalah dengan berbagi dengan banyak orang tanpa memikirkan sebuah imbalan untuk diri Anda. Menjadi relawan dalam sebuah kegiatan sosial dapat meningkatkan kebahagiaan karena akan ada apresiasi dari diri sendiri saat Anda dapat membantu orang lain. Kurang lebih itulah yang diungkapkan oleh Peter Kanaris, Ph.D., Koordinator Pendidikan Publik untuk New York State Psychological Association.

7. Jangan Berhenti Belajar
Siapa bilang kembali bersekolah dan belajar akan menambah beban pikiran. Pasalnya, belajar ternyata dapat membentuk karakter dan pola pikir menjadi lebih berkembang dan hidup. Jadi jangan heran jika banyak orang tua yang tetap tampak muda, enerjik, dan fokus karena tetap konsisten dalam belajar, baik itu dalam kelas formal, kelas informal, ataupun dengan membaca buku dan rutin mengikuti seminar terbuka.


8. Kurangi Alkohol
Jika Anda merupakan seorang peminum alkohol, cobalah untuk mulai mengurangi asupannya sedikit demi sedikit untuk kesehatan tubuh yang lebih baik di masa depan. Minum alkohol berlebihan mempengaruhi neurotransmiter otak dan dapat meningkatkan risiko depresi, kehilangan memori, atau bahkan kejang. Para peminum berat dapat mengalami peningkatan risiko penyakit hati dan jantung, hipertensi, stroke, kerusakan mental, dan bahkan kanker mulut, tenggorokan, hati, serta payudara.

9. Perbanyak Waktu Istirahat
Anda mungkin sudah tahu bahwa tidur malam yang baik dapat menenangkan suasana hati dan menyegarkan penampilan. Namun, ternyata tidur juga dapat memiliki dampak baik untuk kesehatan fisik secara keselutuhan. Kurang tidur telah dikaitkan dengan risiko obesitas dan diabetes tipe 2 yang lebih besar. Bahkan, tidur juga sangat penting untuk memperkuat ingatan (proses yang disebut konsolidasi).

Namun, ini bukan berarti Anda dapat tidur lama tanpa melakukan aktvitas lain. Cobalah tidur dengan waktu yang ideal untuk tubuh Anda dan selipkan waktu untuk tidur siang di sela-sela bekerja untuk meningkatkan kembali energi dan fokus Anda.

10. Luangkan Waktu untuk Jalan-jalan
Jangan pernah sepelekan manfaat jalan-jalan untuk kesehatan fisik dan mental. Berpergian dapat meningkatkan kebahagiaan dan meregangkan sejenak pikiran dari padatnya aktivitas dan deadline pekerjaan.

Read More

Tips Atasi Mulas Saat Hamil

Ketika Anda sedang hamil, gangguan-gangguan kecil bisa saja muncul, misalnya bengkak pada kaki ataupun rasa mulas yang sering muncul. Sensasi panas dan nyeri pada ulu hati seringkali dirasakan oleh wanita yang sedang hamil dan ini merupakan hal yang patut dimaklumi.

Hampir setengah dari jumlah ibu hamil yang mengaku mengalami rasa mulas terutama pada triwulan pertama dan kedua. Mulas saat hamil merupakan hal yang wajar karena iritasi yang dirasakan akibat tekanan pada bagian perut. Mulas juga bisa diakibatkan karena perubahan hormonal saat kehamilan yang membuat otot-otot di sekitar pencernaan menjadi lebih lemah dan pergerakan usus juga melambat sehingga makanan tersimpan sedikit lebih lama dari biasanya. Hal ini dapat membuat produksi asam lambung meningkat dan muncul rasa mulas.

Meskipun jarang terjadi, namun infeksi bakteri pada usus semasa hamil dapat menyebabkan rasa kembung yang berlebihan dan sering bersendawa sehingga akhirnya memicu rasa mulas.

Selain itu, pertumbuhan janin yang makin lama makin membesar, membuat tekanan pada perut dan mendorong asam naik ke atas. batu empedu juga bisa menyebabkan nyeri pada area dada di masa kehamilan.

Pencegahan dan perawatan mulas saat hamil

Berikut adalah cara untuk mengurangi rasa mulas waktu hamil tanpa membahayakan bayi dalam kandungan:

  • Makan beberapa kali dalam sehari dalam porsi yang kecil
  • Makan pelan-pelan
  • Hindari makanan berlemak, makanan pedas maupun makanan yang dapat meningkatkan rasa mulas
  • Jangan minum di tengah-tengah makan karena dapat menyebabkan refluks asam lambung
  • Jangan langsung berbaring setelah makan
  • Naikkan posisi bantal agak tinggi atau letakkan pengganjal di bagian punggung Anda. Usahakan posisi dada lebih tinggi daripada perut untuk mencegah naiknya asam
  • Konsultasikan pada dokter mengenai obat-obatan yang dapat Anda konsumsi selama masa kehamilan. Beberapa obat cair lebih efektif karena dapat melumuri area kerongkongan
  • Gunakan baju yang longgar karena baju ketat dapat menekan area abdomen yang semakin memperparah rasa mulas.
  • Hindari konstipasi atau susah buang air besar dengan meminum air putih secara rutin.

Masa kehamilan merupakan masa yang menyenangkan karena Anda dan pasangan sedang menunggu buah hati yang diidam-idamkan. Jangan sampai mulas saat hamil mengganggu aktivitas Anda. Dengan berkonsultasi ke dokter dan menggunakan obat yang sesuai dengan anjuran dapat menghindarkan Anda dari gejala mulas saat hamil sekaligus dapat memastikan kelancaran proses kelahiran.

Read More

Perut Mulas Karena GERD? Ini Tipsnya!

Asam lambung dapat mengakibatkan rasa perih dan panas pada dada (heartburn). Hhal ini diakibatkan konsumsi makanan yang dapat menaikkan asam lambung, sehingga rasa panas itu dapat dirasakan hingga ke kerongkongan. Tak jarang pula rasa panas ini diikuti dengan perut mulas.

Apa sebenarnya yang terjadi saat Anda merasa mulas?

Ketika Anda memakan pizza, makanan tersebut melewati kerongkongan kemudian ke perut yang dipisahkan oleh sebuah pintu. Pintu inilah yang akan terbuka ketika makanan masuk dan menutup kembali agar asam pada lambung tidak sampai keluar dan masuk ke kerongkongan.

Namun dalam kondisi tertentu, pintu ini tidak menutup dengan benar sehingga asam lambung pun bocor ke kerongkongan dan ke sekitar tubuh dan menyebabkan iritasi seperti rasa mulas dan panas.

Gejala GERD

Tanda-tanda GERD sangat mudah dirasakan oleh seseorang. Misalnya, setelah Anda makan, dada terasa panas dan perut terasa mulas. Dalam kondisi yang parah, perut akan terasa sakit ketika dibuat untuk membungkuk atau telentang.

Namun Anda tak perlu khawatir karena gejala mulas pada GERD ini sangat wajar dan siapa saja bisa terkena saat makanan yang dikonsumsi memproduksi asam lambung berlebih. Tetapi pada orang-orang yang bertubuh gemuk, produksi asam lambung cenderung lebih tinggi bila dibandingkan orang yang bertubuh ideal. Karena itulah gejala GERD lebih sering ditemui pada mereka ketimbang pada orang-orang yang bertubuh kurus. Cara berpakaian Anda juga bisa memicu gejala GERD jika baju yang Anda pakai terlalu ketat.

GERD memang tidak berbahaya untuk kesehatan namun komplikasi yang disebabkan oleh gejala ini patut diwaspadai. Komplikasi tersebut antara lain pembengkakan hingga luka pada tukak lambung. Dan kualitas tidur juga bisa terganggu akibat perut yang mulas karena saat kita tidur, asam lambung berada di dalam lebih lama ketimbang saat kita bangun.

Mengatasi GERD dengan cara sederhana

Anda dapat mengatasi GERD dengan beberapa langkah mudah seperti mengurangi porsi makan menjadi lebih sedikit, tidak makan sebelum tidur dan menghindari makan cemilan saat larut malam. Karena hal ini bisa memperparah asam lambung saat Anda tidur.

Perhatikan apa yang Anda makan

Cokelat, tomat, bawang putih, bawang bombai dan makanan berlemak dapat memperparah kondisi asam lambung Anda. Selain itu, buah-buahan asam seperti anggur dan jeruk juga dapat memicu GERD dan rasa mulas yang diakibatkan olehnya.

Perhatikan apa yang Anda minum

Minuman bersoda dan beralkohol, kopi, teh, jus jeruk dan jus tomat dapat menyebabkan rasa panas dan perih pada dada.

Ganti rutinitas olahraga Anda

Beberapa olahraga yang menitikberatkan latihan pada bagian abdominal perut perlu dihindari karena dapat menaikkan asam lambung. Lakukan aktivitas olahraga yang tidak mengharuskan Anda membungkuk atau menahan beban pada bagian abdominal.

Ganti posisi tidur Anda

GERD sering terjadi saat Anda telentang. Oleh karena itu, tinggikan sandaran kepala Anda sehingga asam lambung tidak mengalir ke kerongkongan.

Hindari memakai baju yang terlalu ketat

Pakaian yang terlalu ketat di bagian abdomen (seperti sabuk), bisa memperparah kondisi GERD. 

GERD pada ibu hamil

Wanita yang sedang dalam masa kehamilan bisa saja terkena GERD akibat perubahan hormonal. Dengan diet yang sehat dan mengurangi porsi makan serta menghindari makanan pedas, GERD dapat dihindari

Read More

Cara Identifikasi Kesehatan Anda Lewat Detak Jantung Saat Istirahat

Salah satu cara yang paling mudah dan efektif untuk mengukur kesehatan Anda bisa dilakukan dengan dua jari selama 30 detik. Mengukur detak jantung saat istirahat Anda atau RHR (resting heart rate), yaitu dengan cara menghitung detak jantung per menit ketika Anda beristirahat, karena ketika beristirahat saat itulah waktu sebenernya otot jantung Anda bekerja.

Mudah sekali untuk dilakukan. Letakkan jari telunjuk dan jari tengah Anda pada pergelangan tangan, tepat dibawah jempol atau bisa juga pada bagian leher Anda, atau tempat-tempat yang memiliki detak. Gunakan jam tangan untuk menghitung jumlah detak jantung selama 30 detik dan di kali dua untuk mendapatkan detak jantung selama satu menit. Ulangi beberapa kali supaya lebih yakin lagi. RHR antara 60 dan 100 per menit dikatakan normal untuk orang dewasa.  Menurut American Heart Association, detak jantung istirahat rata-rata 60-100 detak per menit (BPM) pada anak-anak usia 10 tahun atau lebih tua dan manula. Sementara pada atlet profesional terlatih adalah 40-60 detak per menit (BPM).

RHR bisa menunjukan beberapa tanda-tanda, seperti tekanan darah dan kolesterol, bisa membantu mengidentifikasi potensi masalah kesehatan atau mengukur kesehatan jantung Anda saat ini. Pada beberapa kasus, RHR yang rendah bisa berarti terlalu banyak aktivitas fisik. Sementara RHR yang tinggi bisa menjadi tanda tingginya resiko penyakit jantung.

Faktanya, penelitian menemukan bahwa RHR yang lebih dari kisaran 60 sampai 100 bisa meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular atau bahkan kematian dini. Penelitian di tahun 2013 menunjukkan bahwa RHR yang tinggi dapat meningkatkan resiko kematian dini. Terutama RHR yang nilainya antara 81 sampai 90 – memiliki resiko kematian dua kali lipat; dan diatas 90 resikonya menjadi tiga kali lipat. Sementara, RHR yang rendah dapat menyebabkan pusing atau kelelahan. Konsultasikan segera gejala-gejala tersebut ke dokter Anda.

Cek RHR Anda secara rutin

Dr. Jason Wasfy dari Harvard-affiliated Massachusetts General Hospital Heart Center, menyarankan setiap orang untuk mengecek RHR beberapa kali dalam sehari dan juga per minggu. Perlu diingat bahwa jumlah detak jantung yang dihasilkan bisa diakibatkan oleh banyak faktor  termasuk stres, rasa cemas, hormon, dan konsumsi obat-obatan untuk tekanan darah atau antidepresan.

Konsultasikan kepada dokter Anda jika RHR Anda tidak pada batas normal. Untuk menurunkan RHR Anda, bisa dengan berolahraga, dan intensitasnya perlu untuk diperhatikan. Penelitian menunjukan,usia 55 tahun dengan olahraga aerobik intensitas tinggi (sekitar 66% dari usaha maksimal) selama satu jam per minggu bisa menurunkan RHR secara efisien daripada olahraga dengan intensitas rendah (33% dari usaha maksimal).

Tips untuk mengukur RHR Anda

  1. Jangan mengukur RHR Anda dalam satu atau dua jam setelah olahraga  atau saat mengalami kecemasan dan stres. Detak jantung Anda bisa meningkat setelah aktivitas yang berat.
  2. Tunggu hingga setidaknya satu jam setelah mengonsumsi kafein karena efek kafein membuat jantung berdetak lebih cepat.
  3. The American Heart Association merekomendasikan untuk mengecek detak jantung Anda setalah bangun tidur, sebelum beraktivitas.
Read More

Bingung Memilih Jenis Bela Diri yang Sesuai? Simak Tipsnya!

Kita semua tahu bahwa bela diri memiliki banyak sekali manfaat. Salah satu yang paling besar adalah kebugaran baik secara fisik maupun mental. Seninya bisa meningkatkan kekuatan, melatih kekuatan jantung, memperbaiki keseimbangan, fleksibilitas, kapasitas aerobik dan lain sebagainya.

Intinya, bela diri adalah salah satu cara yang bisa Anda tempuh untuk mendapatkan tubuh yang fit. Namun, memutuskan mana yang terbaik harus disesuaikan dengan area kebugaran apa yang Anda inginkan. Peningkatan stamina, kekuatan dan fleksibilitas membutuhkan jenis olahraga yang berbeda. Simak beberapa contoh berikut ini!

Taekwondo

Olahraga bela diri asal Korea ini fokus pada teknik menendang, khususnya tendangan tinggi di atas kepala dan tendangan cepat. Karena penekanannya pada kedua gerakan itu, latihan Taekwondo bisa membantu Anda memperkuat tubuh bagian bawah sekaligus mengembangkan daya tahan dan stamina menjadi lebih besar.

Judo

Judo merupakan olahraga asal Jepang yang sangat populer sejak pertama kali diperkenalkan di tahun 1800-an. Judo menggunakan kombinasi kunci sendi, teknik melempar dan bergulat. Dengan melakukan Judo artinya Anda akan banyak menggunakan kaki untuk bergerak ke sana kemari. Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa olahraga ini akan meningkatka ketahanan tubuh.

Capoeira

Sekilas, seni bela diri dengan campuran tarian Afro-Bazil ini mungkin tidak terlihat semenantang olahraga bela diri lainnya. Kenyataannya, penggemar Capoeira pasti tahu seberapa bagusnya olahraga ini untuk membentuk tubuh dan meningkatkan kebugarannya. Banyaknya kalori yang terbakar tergantung pada durasi latihan yang Anda lakukan. Penggabungan latihan kekuatan hingga kardio umumnya bisa membakar 500 hingga 700 kalori per jam.

Krav Maga

Sebagai sistem pertahanan diri yang digunakan oleh Pasukan Pertahanan Israel, Krav Maga jelas menjadi salah satu jenis olahraga yang bisa membantu Anda untuk semakin kuat dan bugar. Gaya bertarung antara tangan dengan tangan ini dimaksudkan untuk membantu Anda menetralkan musuh secepat mungkin. Saat berlatih Krav Maga, seluruh tubuh Anda akan ikut bergerak dan dilatih kekuatannya.

Wing Chun

Berkat film box office Ip Man, olahraga bela diri asal China Selatan ini semakin populer di kalangan masyarakat brat. Selain menjadi seni yang disukai banyak penggemar, Wing Chun bisa menjadi latihan yang hebat.

Bagi yang berlatih Wing Chun, Anda harus mengkondisikan tubuh bagian atas dan bawah Anda untuk mengeluarkan pukulan kuat dan teknik tendangan yang dibutuhkan. Ada fokus pada sikap dan gerak kaki di sini, jadi Anda didorong untuk memaksimalkan gerakan pada tubuh bagian bawah.

Jika Anda menginginkan latihan kardio dan aerobik yang mampu membangun stamina, memilih salah satu atau lebih dari seni bela diri di atas adalah pilihan yang baik. Tidak peduli manapun yang Anda pilih atau dari manapun Anda memulainya, disiplin  dan dedikasi pasti akan membuat Anda mendapatkan tubuh bugar yang diharapkan.

Read More

Anak Mengidap OCD? Ini yang Harus Anda Lakukan Sebagai Orang Tua!

Sebagai orang tua, menghadapi anak dengan kondisi khusus memang kadang memberatkan. Jika anak Anda mengalami kondisi OCD (obsessive-compulsive disorder), seluruh keluarga bisa terkena dampaknya. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui untuk memahami lebih jauh mengenai OCD dan mencari strategi terbaik untuk mendukung anak Anda yang mengalami kondisi ini.

Apa Itu Obsessive-Compulsive Disorder?

Obsessive-compulsive disorder merupakan keadaan di mana penderita sulit dikontrol, memiliki obsesi berlebihan terhadap sesuatu sehingga membuatnya merasa perlu melakukannya berkali-kali. Misalnya saja, anak akan terus-terusan mencuci tangan atau memeriksa pintu kamarnya karena ia merasa belum melakukannya dengan sempurna.

Seorang anak bisa bersikap impulsif atau melakukan ritual yang sama berkali-kali untuk menghilangkan stres atau kesedihan tertentu. Bisa juga ia melakukan sesuatu terus menerus karena berpikir itu bisa mencegah sesuatu yang buruk terjadi. Meskipun secara logis anak tahu apa yang ia lakukan tidak ada kaitannya sama sekali, mereka tetap merasa perlu melakukannya.

Bagaimana OCD Bisa Berdampak pada Keluarga?

Kondisi ini tidak hanya akan berdampak pada anak tapi juga kepada seluruh keluarga. Tak jarang bisa menimbulkan masalah yang sama terus menerus. Misalnya saja anak Anda punya kebiasaan memeriksa seluruh kamarnya berulang-ulang sebelum berangkat ke sekolah. Ini bisa membuat Anda yang hendak mengantarnya jadi ikut terlambat ke kantor juga.

Kelainan ini juga bisa memaksa anggota keluarga untuk tidak menyentuh objek tertentu yang tidak disukai anak yang pada akhirnya membuat anggota keluarga lain merasa tidak nyaman di rumah sendiri. Kondisi ini pada akhirnya akan mengganggu seluruh keluarga dan Anda sebagai orang tua akan merasa bersalah karena tidak bisa memberikan dukungan yang memadai untuk anak dengan kondisi khusus ini.

Bagaimana Anda Membantu Anak dengan OCD?

Ketika Anda mendapati anak memiliki gejala-gejala Obsessive-compulsive disorder, cara terbaik yang bisa dilakukan tentu saja meminta bantuan tenaga ahli. Namun untuk penanganan jangka panjang, peran orang tua sama sekali tidak bisa dipinggirkan. Simak beberapa tips yang bisa membantu Anda berikut ini!

  • Melakukan Terapi Perilaku Kognitif. Terapi ini terbukti membantu anak untuk mengurangi sikap impulsif secara bertahap. Ketika Anda merasa gejala yang muncul sudah mulai mengganggu aktivitas keluarga, carilah referensi dokter atau melalui program dari yayasan OCD Internasional.
  • Jangan Membantu Anak. Naluri melindungi nyatanya tidak diperlukan untuk penanganan kelainan ini. Misalnya, ketika anak meminta bantuan Anda untuk membukakan pintu karena ia takut kuman dan Anda menurutinya, ini secara tidak langsung akan memperparah kondisinya. Cobalah untuk tidak berpartisipasi atau membantu anak dengan ritual OCD-nya. Dengan begini, Anda membiasakan anak kea rah yang lebih baik karena begitu mereka mengerti usahanya sia-sia, mereka tidak mengulanginya lagi.
  • Pahami Kondisi Anak dengan Baik. Jika Anda berpikir prilaku anak OCD adalah bentuk perlawanan terhadap Anda sebagai orang tua, Anda mungkin akan merasa marah. Cobalah berpikir dari perspektif anak dan pahami kondisinya. Ingat, Anda tidak suka dengan OCD-nya, bukan dengan anaknya. Fokuskan pada gejala OCD alih-alih membenci anak Anda yang tidak bersalah.

Menghadapi anak OCD memang bukan hal yang mudah. Selain mengikuti tips di atas, Anda juga perlu sesekali meminta bantuan orang terdekat maupun pakar.

Read More