5 Jenis Operasi Gusi untuk Obati Kerusakan Gusi

Ketika mengalami penyakit atau kerusakan pada gusi, dokter mungkin akan melakukan berbagai upaya untuk mengobati Anda, salah satunya dengan menjalankan operasi gusi. Operasi ini hanya akan dilakukan bagi penderita penyakit gusi yang parah.

Pengobatan dengan operasi gusi bermanfaat untuk mengangkat bakteri dari bawah gusi, membentuk kembali tulang, dan mencegah kerusakan gusi di masa depan.

Jenis-jenis operasi gusi

Operasi gusi akan dilakukan oleh dokter spesialis bedah mulut. Jenis operasi yang dilakukan berbeda-beda, tergantung pada kondisi kelainan gusi yang diderita pasien. Sebelum memilih jenis operasi, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan gigit dan mulut secara mendalam terlebih dahulu.

Jenis-jenis operasi gusi terdiri atas:

  • Operasi flap

Operasi flap adalah operasi untuk mengurangi kantong gusi. Prosedur operasi ini dijalankan dengan pengangkatan gusi dan karang gigi. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin juga akan menghaluskan permukaan gusi yang tidak rata untuk mencegah bakteri bersembunyi di dalamnya.

Dengan mengurangi area bagi bakteri untuk bersembunyi, resiko untuk terkena penyakit gusi pun akan menurun. Terkadang, prosedur ini juga melibatkan pembentukan kembali tulang di sekitar gigi untuk menyesuaikan posisi gigi dengan gusi.

  • Cangkok jaringan lunak

Prosedur operasi cangkok jaringan lunak umumnya digunakan untuk mengobati kelainan gusi berupa resesi gingiva atau gusi turun. Kondisi ini terjadi akibat hilangnya jaringan gusi yang ada sehingga memerlukan pencangkokan jaringan lunak untuk menghindari masalah lebih lanjut.

Pada prosedur ini, dokter biasanya akan mengambil jaringan lunak dari bagian tubuh lain untuk kemudian dicangkokan ke area gusi yang bermasalah. Biasanya, jaringan lunak yang diambil berasal dari atap mulut.  

  • Regenerasi jaringan gusi

Regenerasi jaringan gusi merupakan metode operasi gusi yang dilakukan apabila tulang penopang gigi mengalami kehancuran. Dengan regenerasi jaringan, tulang dan jaringan pada gusi akan dirangsang untuk melakukan pertumbuhan kembali.

Metode ini dijalankan dengan menempatkan material kecil di antara tulang dan jaringan gusi. Material tersebut akan mencegah gusi untuk tumbuh ke area yang seharusnya ditempati oleh tulang.

Tulang dan jaringan gusi baru yang ditumbuhkan akan bermanfaat guna menopang gigi dengan lebih baik.

  • Cangkok tulang

Operasi gusi dengan metode pencangkokan juga bisa dilakukan dengan cangkok tulang. Cangkok tulang dilakukan dengan tujuan untuk menahan gigi tetap pada tempatnya dan membantu gigi untuk tumbuh kembali.

Cangkok tulang umumnya dilakukan apabila kondisi kelainan gusi telah merusak tulang di sekitar akar gigi. Tulang yang rusak akan diganti dengan tulang baru yang diambil dari bagian kecil tulang Anda.

Dalam beberapa kasus, cangkok tulang juga dikombinasikan dengan upaya operasi gusi lainnya.

  • Operasi tulang

Operasi tulang merupakan metode yang dilakukan sebagai langkah operasi lanjutan setelah operasi flap. Biasanya, operasi ini baru akan dijalankan apabila permukaan gusi masih tidak teratur dan memerlukan perawatan tambahan.

Penyakit gusi terkadang menimbulkan kerusakan tulang, membuat tulang yang seharusnya menopang gigi menjadi keropos. Pada saat inilah operasi tulang perlu dilakukan untuk membentuk kembali tulang di sekitar gigi, mengurangi area tersembunyi yang seringkali menjadi sarang bakteri.

Sebelum melakukan operasi, dokter akan lebih dulu membersihkan gusi untuk mengangkat karang gigi serta bakteri di sekitar gusi. Prosedur ini dikenal dengan nama deep scaling atau scaling gigi.

Bagi Anda yang akan menjalankan prosedur operasi gusi, lakukan persiapan yang matang sesuai dengan anjuran dari dokter. Biasanya, pasien diharuskan untuk berhenti mengonsumsi obat-obatan tertentu beberapa minggu sebelum operasi dilakukan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*