4 Cara Memutihkan Selangkangan dengan Bahan-Bahan Alami

Kadang kulit bisa menjadi lebih gelap di beberapa bagian, pada siku, lutut, ketiak, bahkan selangkangan. Dalam istilah medis, kondisi tersebut disebut hiperpigmentasi. Dapat terjadi pada siapa saja dengan warna kulit apa pun.

Hiperpigmentasi bukanlah suatu gangguan yang perlu dikhawatirkan, sama sekali tidak berbahaya. Namun, beberapa orang kadang merasa terganggu. Sehingga orang kadang mencari cara memutihkan bagian tubuh yang mengalami hiperpigmentasi.

Secara khusus, cukup banyak orang yang mencari cara memutihkan selangkangan sebab tidak nyaman dengan warnanya yang lebih gelap. Sebelum membahas berbagai cara tersebut, ada baiknya bila kita mengetahui penyebabnya.

Pemicu hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi terjadi karena produksi melanin, pigmen pemberi warna kulit, sehingga warna kulit menjadi lebih gelap. Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu kondisi tersebut, yaitu:

– Lecet atau iritasi

Lecet di area paha atau selangkangan terjadi karena paha sering bergesekan ketika berjalan. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penggunaan pakaian ketat di daerah selangkangan. Di area yang sering bergesekan serta mengalami iritasi tersebut, kulit biasanya akan menjadi lebih gelap dibanding bagian lainnya.

– Hormon yang tidak seimbang

Beberapa bagian kulit wanita yang sedang hamil atau menyusui kadang lebih gelap, seperti pada selangkangan, ketiak, serta leher. Hal tersebut disebabkan oleh hormon yang tidak seimbang.

– Kegemukan

Kegemukan sering kali menjadi penyebab hiperpigmentasi. Sebab orang dengan tubuh gemuk, kedua pahanya akan bergesekan ketika berjalan, sehingga terjadi hiperpigmentasi. 

Selain itu, kegemukan juga sering menjadi faktor risiko diabetes di mana salah satu gejalanya adalah beberapa bagian kulit menjadi lebih gelap, seperti pada ketiak, selangkangan, serta leher di sekitar kerah baju.

– Penggunaan obat tertentu

Bintik-bintik hitam atau hiperpigmentasi dapat disebabkan oleh obat hormonal, seperti pil kontrasepsi.

Pasien yang menjalani kemoterapi juga sering memiliki beberapa area kulit yang lebih gelap.

Cara memutihkan selangkangan yang alami

Sebetulnya terdapat cara memutihkan selangkangan secara medis, namun tidak dipungkiri kadang beberapa orang merasa sungkan berkonsultasi dengan dokter terkait masalah ini. Oleh sebab itu, Anda dapat mencoba beberapa cara memutihkan selangkangan dengan menggunakan bahan alami.

1. Oatmeal dan yoghurt

Eksfoliasi merupakan salah satu cara untuk mengurangi hiperpigmentasi. Oatmeal  dapat digunakan sebagai eksfoliator. Dibandingkan gula, oatmeal lebih halus untuk digunakan sebagai scrub.

Adapun asam laktat yang terkandung di dalam yoghurt dapat membantu memperbaiki kondisi kulit.

Untuk membuat scrub, Anda cukup mencampurkan oatmeal dengan air. Kemudian, tambahkan yoghurt tanpa pemanis ke dalam campuran tersebut, dengan perbandingan sama banyak. Contoh, Anda dapat mencampurkan 2 sendok makan oatmeal dengan 2 sendok makan yoghurt.

2. Minyak kelapa dan jus lemon

Telah lama vitamin C diketahui dapat mencerahkan kulit. Maka, kandungan vitamin C dalam jus lemon juga dapat membantu mengatasi hiperpigmentasi kulit. Sementara peran minyak kelapa dalam campuran ini adalah sebagai pelembab, menjaga kulit selangkangan tetap lembut dan halus.

Sebagai cara memutihkan selangkangan, Anda dapat mencampur beberapa sendok minyak kelapa dengan air perasan dari setengah buah lemon.

3. Lidah buaya

Lidah buaya memiliki kemampuan menenangkan kulit dan meredakan iritasi. Selain itu, tanaman ini juga mengandung aloin yang dapat mencerahkan kulit.

Cara penggunaannya pun sangat mudah, cukup oleskan gel lidah buaya pada bagian selangkangan yang mengalami hiperpigmentasi.

4. Potongan kentang

Di dalam kentang terdapat ketokolase, enzim yang dapat mencerahkan kulit. Oleh sebab itu, menggosok kulit dengan potongan kentang diyakini mampu mengatasi hiperpigmentasi.

Anda cukup memotong kentang dan menggosokkan potongan kentang tersebut selama 15 menit. Lalu, bilas hingga bersih.

Perlu dipahami, cara memutihkan selangkangan dengan bahan alami akan membutuhkan waktu yang relatif panjang hingga hasilnya terlihat. Jadi, Anda perlu bersabar dan menggunakannya secara rutin.

Read More

Manfaat dan Risiko Kateterisasi Jantung

Kateterisasi jantung adalah sebuah prosedur yang digunakan untuk mendiagnosa dan merawat kondisi-kondisi kardiovaskular tertentu. Saat prosedur kateterisasi jantung berlangsung, tabung tipis panjang bernama kateter akan dimasukkan ke dalam arteri atau vena di pangkal paha, leher, dan lengan untuk kemudian disambungkan melalui pembuluh darah ke jantung. Menggunakan alat keteter tersebut, dokter kemudian akan dapat melakukan pemeriksaan diagnostic sebagai bagian dari kateterisasi jantung. Beberapa perawatan penyakit jantung, seperti angiplasti koroner dan stenting koroner, juga dilakukan menggunakan kateterisasi jantung. Biasanya, Anda akan sadar saat proses kateterisasi jantung berlangsung. Namun, dokter akan memberikan obat-obatan tertentu untuk membantu Anda merasa lebih relaks dan nyaman. Waktu pemulihan setelah prosedur kateterisasi jantung dilakukan relatif cepat. Selain itu, risiko terjadinya komplikasi setelah prosedur berlangsung sangatlah kecil. Artikel ini akan membahas seluk beluk mengenai kateterisasi jantung dengan lebih jelas.

Mengapa kateterisasi jantung perlu dilakukan?

Kateterisasi jantung dilakukan untuk memeriksa apakah seseorang memiliki gangguan kesehatan jantung. Selain itu, tindakan medis ini juga dapat dilakukan sebagai bagian dari prosedur perawatan penyakit jantung yang telah diketahui. Apabila Anda akan mendapatkan kateterisasi jantung sebagai bentuk pemeriksaan penyakit jantung, dokter dapat melakukan hal-hal berikut ini seperti:

  • Menemukan penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah yang dapat menyebabkan rasa sakit pada dada (angiogram)
  • Mengukur tekanan dan kadar oksigen di beberapa bagian jantung (hemodynamic assessment)
  • Memeriksa fungsi pemompaan jantung (ventriculogram kanan atau kiri)
  • Mengambil sampel atau contoh jaringan yang ada di jantung (biopsy)
  • Melakukan diagnosa cacat jantung yang muncul saat lahir (cacat jantung bawaan)
  • Mencari masalah yang ada pada katup jantung

Kateterisasi jantung juga digunakan sebagai salah satu bentuk prosedur untuk merawat penyakit jantung. Prrosedur yang dimaksud adalah:

  • Memperlebar arteri yang sempit (angioplasty) dengan atau tanpa penempatan stent
  • Menutup lubang yang ada pada jantung atau memperbaiki cacat jantung bawaan apapun
  • Membuka katup jantung yang menyempit (balloon valbuplasty)
  • Merawat irama jantung yang tidak teratur menggunakan ablasi
  • Menutup sebagian jantung untuk mencegah penggumpalan darah

Manfaat dan risiko prosedur kateterisasi jantung

Kateterisasi jantung dapat membantu dokter untuk mendiagnosa dan melakukan perawatan pada masalah jantung tertentu yang dapat menyebabkan gangguan lebih parah seperti stroke atau serangan jantung. Ada kemungkinan Anda terhindar dari serangan jantung atau menghentikan serangan jantung di kemudian hari apabila dokter mampu memperbaiki masalah kesehatan jantung yang ditemukan saat prosedur kateterisasi jantung dilakukan.

Namun, perlu diketahui bahwa prosedur apapun yang berhubungan dengan kondisi jantung seseorang memiliki risiko tertentu yang harus diwaspadai. Kateterisasi jantung dianggap memiliki risiko yang relatif rendah, dan sangat jarang ditemukan kasus di mana orang-orang memiliki efek samping akibat prosedur ini. Namun, risiko komplikasi, meskipun sangat langka dan jarang terjadi, akan lebih tinggi terutama apabila Anda menderita penyakit diabetes dan ginjal, atau Anda telah berumur lebih dari 75 tahun.

Beberapa risiko yang sering dihubungkan dengan kateterisasi jantung seperti reaksi alergi terhadap bahan atau obat-obatan yang digunakan selama prosedur; pendarahan, infeksi, dan lebam pada daerah di mana kateter dimasukkan; penggumpalan darah, yang mana dapat memicu serangan jantung, stroke, dan gangguan kesehatan serius lain; kerusakan pada daerah arteri di mana kateter dimasukkan; irama jantung yang tidak teratur (arrhythmia); kerusakan ginjal yang disebabkan oleh bahan kontras; tekanan darah rendah; dan juga jaringan jantung yang sobek.

Read More

Induksi Persalinan, Amankah untuk Ibu dan Bayi?

Idealnya, persalinan terjadi di sekitar tanggal perkiraan kelahiran. Namun pada kondisi-kondisi tertentu, proses persalinan kadang perlu dipercepat. Pada kasus lain, usia kehamilan sudah melewati tanggal perkiraan kelahiran, akan tetapi tidak ada tanda-tanda persalinan. Hal-hal tersebut biasanya membuat dokter menyarankan untuk dilakukan induksi persalinan.

Secara sederhana, induksi persalinan merupakan tindakan medis untuk merangsang proses persalinan secara normal. Tentu saja, ada banyak kondisi yang melatarbelakangi dilakukannya induksi persalinan.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, kehamilan sudah memasuki waktu kelahiran tetapi tidak kunjung ada tanda-tanda persalinan. Kondisi ini termasuk salah satu keadaan yang memicu dilakukannya induksi persalinan.

Kondisi lainnya, ketuban sudah pecah tetapi tidak kunjung terjadi kontraksi. Atau ada komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia, diabetes, jumlah ketuban sedikit, gangguan pada plasenta, atau terjadi infeksi.

Karena terkait dengan proses persalinan, fokus setiap ibu pasti sama: apakah induksi persalinan aman bagi ibu dan bayi?

Risiko dari induksi persalinan

Seperti semua tindakan medis, induksi persalinan juga memiliki risiko. Beberapa hal di bawah ini merupakan risiko yang mungkin timbul akibat induksi persalinan.

1. Gangguan irama jantung pada janin

Obat yang digunakan dalam proses induksi persalinan, memang ditujukan untuk memicu kontraksi. Sayangnya, kontraksi yang terjadi dapat menjadi terlalu kuat dan terlalu sering. Akibatnya, pasokan oksigen ke janin menjadi tidak lancar dan memicu terjadinya gangguan irama jantung pada janin.

2. Lilitan tali pusat

Kontraksi yang terlalu kencang dan kuat, akibat pemberian obat induksi, juga dapat menimbulkan lilitan tali pusat pada janin. Saat berada di dalam kandungan, janin terlilit tali pusat tidak terlalu menjadi persoalan. Namun bila kondisi tersebut terjadi saat proses persalinan, dapat membahayakan keselamatan janin.

3. Ruptur

Ruptur atau rahim robek akibat kontraksi yang terlalu kencang, sebetulnya merupakan kondisi yang jarang terjadi. Akan tetapi, ini menjadi risiko pemberian induksi persalinan.

Apa yang berbahaya dari kondisi ini? Keluarnya bayi dari dinding rahim dan masuk ke rongga perut, sebab ada robekan pada rahim. Jika hal ini terjadi kemungkinan diperlukan tindakan operasi.

4. Infeksi pada janin atau ibu

Tidak semua, namun beberapa prosedur induksi persalinan dapat meningkatkan terjadinya infeksi. Baik pada janin maupun ibu.

5. Perdarahan pasca melahirkan

Pemberian induksi persalinan dapat meningkatkan kemungkinan otot rahim tidak dapat berkontraksi setelah melahirkan. Akibatnya, dapat terjadi perdarahan pasca persalinan.

Akan tetapi, Anda tidak perlu terlalu khawatir, sebab dokter pasti sudah mempertimbangkan keamanan juga perbandingan manfaat dan risiko dari induksi persalinan yang diberikan. Lagi pula, induksi persalinan tidak dilakukan sembarangan. Tidak semua ibu hamil akan diberikan induksi persalinan. Terdapat perhitungan khusus terkait kelayakan dilakukannya induksi persalinan yang disebut skor Bishop.

Lebih jauh mengenai skor Bishop

Skor Bishop akan menunjukkan peluang keberhasilan dari induksi persalinan yang dilakukan. Semakin tinggi angka atau skor yang diperoleh, menandakan persalinan akan segera terjadi. Dan rangsangan yang diberikan melalui induksi, akan berhasil.

Nah, terdapat beberapa parameter yang dinilai dalam skor Bishop. Pertama, seberapa besar pembukaan atau penipisan serviks.

Selanjutnya, letak kepala bayi juga dinilai. Semakin mendekati kelahiran, kepala bayi akan semakin turun ke jalan lahir. Sejauh mana kepala bayi turun di jalan lahir, termasuk salah satu parameter yang dinilai.

Posisi bagian bawah janin serta konsistensi serviks juga turut dinilai. Selama kehamilan, konsistensi serviks menjadi keras. Maka, menjelang persalinan dinilai konsistensi serviks tersebut apakah masih keras atau sudah lembek.

Telah disebutkan sebelumnya, skor yang tinggi menunjukkan peluang keberhasilan induksi persalinan. Bila skor Bishop kecil, kemungkinan keberhasilan melahirkan secara normal juga kecil. Pada kondisi demikian, Anda dapat berdiskusi dengan dokter untuk menempuh cara persalinan yang lain.

Read More

Diet Food Combining

Diet food combining adalah pola makan dengan mengklasifikasikan makanan tertentu untuk dikonsumsi

Ada berbagai makanan sehat yang dapat manusia coba jika ingin diet. Tidak hanya berbagai pilihan makanan, namun ada cara yang dapat dilakukan untuk menjaga pola makan yang teratur. Cara tersebut adalah diet food combining atau diet dengan kombinasi makanan tertentu.

Yang dimaksud dengan diet food combining adalah diet yang dilakukan dengan menggabung jenis makanan sehat dengan yang lain. Seseorang yang menerapkan pola ini juga perlu pahami bahwa mereka tidak asal memilih makanan, karena jika dicampurkan dengan makanan yang kurang cocok dapat menimbulkan masalah pada kesehatan.

Diet food combining pertama kali diterapkan di India sebagai obat tradisional Ayurveda. Diet food combining kemudian menjadi populer pada 1800an dan dikenal sebagai “trophology,” yang artinya sains menggabung makanan. Diet food combining juga diterapkan pada awal 1900an, melalui diet Hay dan telah menjadi praktik dasar diet modern.

Kategori Diet Food Combining

Diet food combining juga diterapkan dalam kategori tertentu. Setiap makanan diterapkan berdasarkan makanan bergizi seperti karbohidrat, buah-buahan, sayuran, protein, dan lemak. Manusia juga menerapkan pola diet food combining berdasarkan tingkat asam, basa, atau netral.

Secara umum diet food combining diterapkan melalui dua kategori. Kedua kategori yang diterapkan adalah sebagai berikut:

  1. Berdasarkan enzim dan keasaman

Orang-orang percaya jika mereka menerapkan diet food combining, mereka perlu menggabungkan makanan dengan enzim yang berbeda untuk dicerna, karena memiliki tingkat keasaman yang berbeda. Namun, tubuh akan kesulitan mencerna jika makanan-makanan yang dikombinasikan terdapat tingkat keasaman yang berbeda.

  1. Berdasarkan kecepatan pencernaan

Orang-orang juga yakin bahwa mereka dapat melakukan diet food combining berdasarkan kecepatan pencernaan. Setiap makanan bisa dicerna dengan cepat, namun juga ada yang dicerna dengan lambat, tergantung porsi yang dikonsumsi. Jika seseorang menggabungkan makanan yang dicerna dengan cepat dan lambat, maka akan menimbulkan masalah pada sistem pencernaan.

Contoh Diet Food Combining

Berikut adalah contoh pola makan yang umum yang dapat manusia coba jika ingin melakukan diet food combining:

  • Manusia sebaiknya konsumsi buah ketika perut kosong.
  • Manusia sebaiknya jangan kombinasikan pati dengan protein atau makanan yang memiliki tingkat asam yang tinggi seperti makanan berproses.
  • Manusia juga jangan gabungkan berbagai jenis makanan yang mengandung protein.
  • Manusia sebaiknya konsumsi susu saat perut kosong.
  • Manusia jangan mencampur makanan yang mengandung protein dengan lemak.
  • Manusia sebaiknya jangan konsumsi buah-buahan dan sayuran secara bersamaan.

Fakta Tentang Diet Food Combining

Diet food combining memiliki klaim yang berkaitan dengan gizi makanan dan makanan yang digolongkan dalam asam atau basa. Berikut adalah fakta mengenai klaim tersebut:

  1. Gizi makanan

Salah satu kriteria yang harus dipenuhi diet food combining adalah jangan konsumsi makanan yang mengandung banyak gizi, karena tubuh manusia siap mencerna makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein secukupnya.

  1. Makanan yang mengandung asam atau basa

Prinsip lain yang perlu dipahami orang tentang diet food combining adalah kombinasi makanan yang salah dapat mempengaruhi keasaman dan enzim pada pencernaan. Tubuh selalu mencari cara agar mendapatkan jumlah keasaman yang tepat pada pencernaan.

Penelitian Antara Diet Seimbang dan Diet Food Combining

Menurut jurnal International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders, sebuah penelitian telah dilakukan yang menunjukkan sejumlah partisipan yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu yang melakukan diet seimbang dan yang melakukan diet food combining.
Semua partisipan dibatasi dengan jumlah kalori maksimal sebesar 1.100 kalori per hari. Setelah menjalankan studi selama 6 minggu, semua partisipan telah menurunkan berat badan sebanyak 6 hingga 8 kg. Tes tersebut dapat disimpulkan bahwa diet seimbang dan diet food combining tidak memberikan manfaat yang berbeda bagi tubuh.

Read More

Kiat Menyusun Karier Sebagai Persiapan Rencana Masa Depan

rencana masa depan harus dipertimbangkan secara matang dan bertanggung jawab.

Secara harfiah yang telah dicatat Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karier adalah pekerjaan yang memberikan harapan untuk maju. Maju yang dimaksud bisa berarti apa saja di dalam kehidupan masing-masing. Namun, semuanya bermuara di kesuksesan pada masa yang akan datang. Oleh karenanya, untuk mendapat penghidupan yang layak pada hari mendatang, kita harus menyusun karier dari sekarang dalam rangka persiapan rencana masa depan.

Sukses dalam karier identik dengan kesejahteraan. Namun, untuk menggapai impian seperti yang diinginkan, kita membutuhkan pengetahuan dan perencanaan karier yang tepat. Masalahnya, tidak semua orang paham bagaimana cara merencanakan karier yang baik. Mereka menginginkan sukses dalam berkarier, tetapi kadang tak paham cara meraihnya. 

Oleh karenanya, untuk memudahkan perencanaan karier, di bawah ini terdapat beberapa langkah menyusun karier agar membantu Anda dalam persiapan rencana masa depan. Apa saja, berikut di antaranya:

  1. Kenali Diri Sendiri

Memetakan kekuatan dan kelemahan diri sendiri memang tidak mudah, malah kadang orang lain lebih paham tentang diri kita. Untuk bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, kita harus mulai berefleksi dengan objektif. Hal ini bisa dimulai lewat meminta pendapat dari beberapa teman dekat. Catatlah hal-hal yang mereka ungkap mengenai kekuatan dan kelemahan diri Anda.

Walaupun pendapat teman yang Anda mintai masukan tidak sesuai dengan keyakinan, tampung saja semuanya. Andalah yang harus mengambil peran lebih banyak untuk mengenal kekuatan dan kelemahan karena seharusnya Anda adalah orang yang paling mengerti diri.

  1. Setelah Mengenali Diri, Mulailah Susun Visi dan Misi

Untuk menyusun visi dan misi karier demi rencana masa depan, Anda bisa memulainya dari mimpi yang ingin diraih.  Merujuk pada ulasan Cambridge Dictionary, visi adalah pandangan masa depan (view of the future). Jadi jika ingin membuat visi maka harus bisa membayangkan diri  pada masa yang akan datang, 5 sampai 10 tahun ke depan.

Jika masih bingung membuat visi, coba ikuti cara berikut ini:

  • Tanyakan kepada diri apa yang Anda inginkan di masa mendatang.
  • Bayangkan akan menjadi apa diri Anda beberapa tahun ke depan.
  • Jika masih susah membayangkan sampai 5 tahun atau 10 tahun, mulailah dengan visi 2 sampai 3 tahun.

Visi dan misi ini amatlah penting dalam rangka perencanaan karier. Pasalnya hal itu bisa menjadi semacam panduan untuk memudahkan langkah Anda. Kendati demikian, Anda harus jeli dalam membuat visi dan misi. Keduanya harus spesifik dan sesuai dengan sumber daya yang Anda miliki, pun setelah itu Anda pun perlu untuk mengujinya agar benar-benar sesuai dengan diri Anda.

  1. Tinjau Kembali Setiap Fase yang Sudah Dilewati

Dalam bekerja atau beraktifitas, kegagalan dan keberhasilan adalah sesuatu yang amat biasa. Keduanya bisa menjadi hal baik, tergantung bagaimana pemaknaan kita. Jadikan keberhasilan sebagai sebuah kebiasaan yang membanggakan. Setiap ada kegagalan, evaluasi sejenak dan segera lupakan. Buat satu “jeda” dalam satu fase yang telah Anda lewati, gunakan kesempatan itu untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.

  1. Fokus dan Tingkatkan Kualitas Diri

Keterampilan biasanya sejalan dengan minat. Tak ada salahnya memetakan keterampilan yang Anda kuasai untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik. Keterampilan tidak perlu banyak-banyak, yang penting ahli di satu bidang yang diminati dan dalami betul-betul keterampilan itu.

Dengan mencatat dan mengetahui keterampilan yang dikuasai, kita dapat menyesuaikan jenis pekerjaan yang berhubungan dengan keterampilan tersebut. Perencanaan karier juga lebih mudah dilakukan karena tidak terbatas dengan satu jenis pekerjaan saja.

  1. Disiplin dan Bertanggung Jawab

Banyak orang gagal karena tidak disiplin dalam menjalankan rencana yang sudah dibuat. Sebuah perencanaan yang matang dan detail tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya eksekusi. Selain berdisiplin dalam menjalankan rencana masa depan yang sudah Anda susun, Anda juga harus bertanggung jawab.

Selain itu, untuk mempermudah langkah Anda, ada sebuah metode menggapai kesuksesan yang dikenal dengan “Metode SMART”. Metode ini digadang-gadang akan banyak membantu memberikan panduan bagaimana membuat sebuah perencanaan karier yang tepat.

Metode SMART adalah suatu konsep yang digunakan pertama kali digunakan oleh George T. Doran pada tahun 1981. George T Doran adalah seorang konsultan dan mantan direktur perencana perusahaan untuk salah satu perusahaan tenaga air di Washington, Amerika Serikat. SMART adalah singkatan, yang mana masing-masing hurufnya mewakili satu sifat, yaitu Specific, Measureable, Achievable, Realistic, dan Time-bound. Metode ini banyak digunakan dalam perencanaan karier karena lebih spesifik, dapat dicapai, realistis, dan memiliki tenggat waktu dalam pencapaian tujuan.

Kira-kira itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mulai menyiapkan karier demi rencana masa depan yang lebih baik. Satu-satunya waktu yang Anda miliki adalah saat ini. Oleh karenanya, jangan tunda kesuksesan itu. Mulailah sekarang juga!

Read More